Penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo kepada David mendapatkan begitu banyak sorotan warganet.
Belakangan kekayaan keluarga Mario Dandy turut menjadi perbincangan publik hingga ayahnya Rafael Alun Trisambodo sempat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai klarifikasi.
Baru-baru ini, beredar kabar yang menarasikan bahwa seluruh aset keluarga Mario Dandy disita. Keluarga Mario Dandy pun dikabarkan seketika jatuh miskin.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 97 ribu pengikut bernama Warta Informasi melalui sebuah unggahan video.
"Dimiskinkan || Seluruh Aset Keluarga Mario Dandy jadi milik negara" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (7/3/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"SEMUA ASET DISITA
KELUARGA MARIO SEKETIKA JATUH MISKIN"
Namun begitu, apakah benar seluruh aset keluarga Mario Dandy disita hingga jatuh miskin?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video tersebut tidak memiliki keselarasan antara narasi dalam thumbnail dan judul dengan isi dalam video.
Unggahan video tersebut sama sekali tidak membahas tentang aset keluarga Mario Dandy yang disita negara.
Video itu juga tidak membahas tentang keluarga Mario Dandy yang jatuh miskin.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, Rafael Alun Trisambodo beberapa waktu lalu dipanggil oleh KPK untuk dimintai klarifikasi tentang kepemilikan hartanya.
Saat ini, KPK sedang melakukan penyelidikan dugaan ketidakwajaran harta Rafael Alun Trisambodo.
Sehingga hingga saat ini Selasa (7/3/2023), belum ada aset Rafael Alun Trisambodo atau keluarga Mario Dandy yang disita pihak berwajib.
Berita Terkait
-
Jadi Bahan Gunjingan, Kepala Bea Cukai Jogja Bantah Punya Pesawat Pribadi: Itu Milik FASI!
-
Diperiksa KPK, Eko Darmanto Minta Maaf Klaim Tidak Berniat Pamer
-
KPK Temukan Potensi Korupsi Pembangunan Tol Era Jokowi, Negara Rugi hingga Rp 4,5 Triliun
-
CEK FAKTA: Kapolri akan Babat Habis Orang Suruhan Ferdy Sambo yang Coba Celakai Bharada E
-
Korupsi Lagi, Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Kembali Ditahan KPK
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah