Kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir J menarik perhatian publik.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah orang ditetapkan menjadi tersangka di antaranya adalah Ferdy Sambo dan Bharada E.
Ferdy Sambo divonis hukuman mati, sedangkan Bharada E divonis hukuman 1,6 tahun dalam kasus tersebut salah satunya karena menjadi Justice Collaborator.
Baru-baru ini, beredar kabar yang menarasikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membabat habis orang suruhan Ferdy Sambo yang mencoba menyelakai Bharada E.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 86,1 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah unggahan video.
"KAPOLRI AKAN BABAT HABIS ORANG SURUHAN SAMBO YANG COBA CELAKAI BHARADA E ??" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (7/3/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"ORANG BAYARAN SAMBO TERTANGKAP
KAPOLRI AKAN BABAT HABIS ORANG YANG INGIN CELAKAI BHARADA E"
Namun begitu, apakah benar ada orang suruhan Ferdy Sambo yang ingin mencelakai Bharada E hingga Kapolri membabat habis orang-orang tersebut?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video tersebut tidak memiliki keselarasan antara narasi dalam thumbnail dan judul dengan isi dalam video.
Unggahan video tersebut sama sekali tidak membahas tentang orang-orang suruhan Ferdy Sambo untuk mencelakai Bharada E yang dihabisi Kapolri.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, tidak ada berita kredibel yang menyatakan Ferdy Sambo menyuruh orang untuk mencelakai Bharada E.
Sehingga dapat dipastikan bahwa narasi yang menyatakan Kapolri membabat habis orang-orang suruhan Ferdy Sambo yang ingin mencelakai Bharada E merupakan narasi salah.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa unggahan itu mengandung informasi yang menyesatkan dan dapat dikategorikan sebagai konten dengan narasi hoaks.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pengajuan Banding Ditolak, Ferdy Sambo Nekat Lakukan Ini
-
CEK FAKTA: AG Pacar Mario Dandy Sudah Lakukan Hal di Luar Dugaan Sejak Usia 10 Tahun, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Dimiskinkan! Semua Aset Keluarga Mario Dandy Jadi Milik Negara, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Pemakaman Penuh Kejanggalan, Jenazah Ferdy Sambo Keluarkan Bau Busuk Menyengat, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Kapten Timnas Thailand Theerathon Bunmathan Merapat ke Persebaya Surabaya, Benar atau Hoaks?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah