Luhut Binsar Pandjaitan yang menjabat sebagai Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, belum lama ini ikut berpendapat mengenai perkembangan politik tanah air belakangan ini.
Khusunya pada beberapa nama bakal calon Presiden yang sudah santer beredar. Diantaranya ada Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.
Siapa sangka menurutnya ketiga bakal calon presiden itu ada setidaknya dua kandidat yang masuk kualifikasi. Mereka adalah Prabowo dan Ganjar Pranowo.
"Sekarang kan ada tiga calon yang sudah kita lihat qualified mungkin kan dua. Tinggal kita lihat satu lagi Pak Anies gimana," ucap Luhut dalam unggahan video akun Twitter @soetoyo1, dikutip Senin (19/6/2023).
Kendati demikian, ia tetap berpesan agar siapapun nanti yang terpilih menjadi pemimpin. Untuk bisa menjaga Indonesia yang sekarang sudah jauh lebih baik dan jangan sampai mewarnainya dengan politisasi agama.
"Saya hanya titip negara kita yang sudah begini baik sekarang menurut saya jangan kita kacaukan lagi dengan tema-tema perbedaan pakai polarisasi. Jangan lah. Itu plis jangan," terang Luhut.
Sebelumnya nama Luhut pernah mendapat sorotan karena dituding membatalkan dukungannya ke Anies Baswedan karena bertemu Surya Paloh pada beberapa waktu lalu.
Namun, tudingan tersebut segera ia bantah. Luhut mengatakan kalau pertemuanya dengan Surya Paloh hanyalah pertemuan biasa saja.
Luhut mengatakan kalau saat itu mereka hanya ngobrol mengenai perkembangan politik yang terjadi belakangan ini hingga hal-hal yang terkait dengan negara.
Baca Juga: Ingin Ambil Alih Pengelolaan Mandalika, Segini Harta Kekayaan Gubernur NTB Zulkieflimansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HP Lipat Honor Terbaru Dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Baterai 7.000 mAh
-
Nabung Dulu, Harga Emas Antam Naik Terus Jadi Rp2.695.000/Gram
-
Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend
-
Selain Pangan, Energi Juga Vital untuk Pemulihan Gempa NTT
-
4 Kulkas Mini Murah untuk Apartemen Studio dan Ruang Kerja Minimalis
-
1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT
-
Danantara Mulai Jual Rumah Milik BUMN yang Tak Laku pada 27 Agustus
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!
-
Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi