Belakangan ini beredar video bahwa PDI terancam batalkan Ganjar dalam pencapresan hingga beralih ke kandidat lain. Lantaran elektabilitas Anies Baswedan menempati posisi tertinggi.
Informasi ini didapatkan melalui unggahan kanal Youtube LIDAH RAKYAT yang dibagikan pada Minggu (18/6/2023). Dalam unggahan kanal Youtube itu dinarasikan sebagai berikut.
"Elektabilitas Anies Teratas Pdi Terancam Batalkan Pencapresan Ganjar & Beralih Ke Kandidat Lain"
Seperti yang diketahui, tahun 2024 akan digelar pemilihan presiden usai Jokowi mengakhiri masa jabatannya. Sejalan dengan itu, munculan beberapa nama bakal calon presiden di antaranya ada Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.
Hingga saat ini unggahan video tersebut telah dilihat sebanyak 637 kali tayangan. Lantas benarkah klaim dari berita tersebut.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim bahwa PDI terancam batalkan pencapresan Ganjar gegara elektabilitas Anies Baswedan menempati posisi tertinggi adalah salah.
Dalam unggahan video berdurasi 8 menit 5 detik itu, hingga akhir video tidak ada bukti kredibel mengenai topik yang tertera pada judul.
Sepanjang video, narator hanya membacakan hasil elektabilitas beberapa nama bacapres. Bukan Anies Baswedan, nama yang menempati posisi tertinggi adalah Ketua Umum Partai Gerindra alias Prabowo Subianto.
Baca Juga: Serahkan Hak Asuh ke Natasha Rizki, Desta Bisa Bertemu Anak Kapan Saja
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim PDI terancam batalkan pencapresan Ganjar gegara elektabilitas Anies Baswedan menempati posisi tertinggi adalah hoaks. Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting