/
Kamis, 13 Juli 2023 | 14:37 WIB
Pemain Timnas Indonesia saat duel lawan Thailand di final SEA Games 2023. (PSSI)

Kiper Timnas Thailand U-22, Soponwit Rakyart, secara resmi menerima sanksi dari Federasi Sepak bola Asia (AFC) setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain Timnas Indonesia U-22, Komang Teguh, dalam final SEA Games 2023.

Dikutip dari Bolatimes, Soponwit dinyatakan bersalah oleh Komite Etik dan Disiplin AFC atas kejadian tersebut dalam pertandingan puncak SEA Games 2023 melawan Timnas Indonesia U-22.

AFC menjatuhkan hukuman kepada Soponwit Rakyart berupa larangan bermain selama enam pertandingan dan denda sebesar 1.000 dolar atau sekitar Rp14,9 juta.

Sebelumnya, ia juga telah dihukum oleh Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) atas kasus yang serupa. Soponwit kena sanksi bebas tugas timnas Thailand selama enam bulan.

Selain Soponwit, AFC juga memberikan hukuman kepada delapan petinggi Timnas Thailand. Mereka dikenakan denda sebesar 10.000 dolar karena melanggar Kode Etik dan Disiplin AFC Pasal 51.1.

Di pihak Indonesia, terdapat tiga pemain dan tiga petinggi yang mendapat sanksi. Ketiga anggota member Timnas U-22 yang kena hukuman ialah Titan Agung Bagus, Komang Teguh Trisnanda, dan Muhammad Taufany Muslihuddin.

Titan Agung dan Komang Teguh melanggar Kode Etik dan Disiplin AFC Pasal 47, sehingga mereka dikenai larangan bermain selama enam pertandingan dan denda sebesar 1.000 dolar (Rp14.941.650). Sementara itu, Muhammad hanya diberi sanksi larangan bermain selama enam pertandingan tanpa adanya denda.

Masih belum habis, para petinggi Indonesia yang diberi sanksi adalah Tegar Diokta Andias (sekretaris tim), Sahari Gultom (pelatih kiper), Ahmad Nizar Caesara Noor (dokter tim), dan Muhni Toid Sarnad.

Tegar dan Sahari Gultom dilarang mendampingi tim selama enam pertandingan dan denda sebesar 1.000 dolar, sedangkan Ahmad Nizar dan Muhni Toid diskors selama enam pertandingan tanpa adanya denda.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Syahnaz Digugat Cerai Jeje Govinda Hari Ini?

Load More