/
Rabu, 19 Juli 2023 | 11:21 WIB
Ilustrasi sepak bola. (Pexels)

PSSI dengan serius melaksanakan program kerja di bidang perwasitan untuk meningkatkan pengembangan wasit. Setelah melakukan seleksi, kursus, dan lokakarya terhadap wasit yang akan bertugas di Liga, PSSI bekerja sama dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengundang instruktur FIFA, Subkhiddin, dalam program pelatihan Video Assistant Referee (VAR). Ini merupakan bagian dari program pelatihan VAR yang kedua.

Dikutip dari situs resmi PSSI, program pelatihan VAR ini akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 18 hingga 20 Juli 2023 di Jakarta. Setiap harinya, program akan dibagi menjadi beberapa sesi sesuai dengan materi pengenalan sistem VAR yang akan diterapkan.

Selama program pelatihan, para peserta akan diberikan materi dasar dan pengenalan tentang sistem VAR setiap harinya. Hal utama yang dipelajari adalah Law of The Game (LoTG), yang menjadi panduan dalam pengambilan keputusan. Di akhir program, semua peserta akan mengikuti tes yang mencakup seluruh materi yang dipresentasikan selama tiga hari.

Pada hari pertama pelatihan, peserta akan mempelajari LoTG tahun 2023-2024, serta materi pengenalan dan analisis pendukung lainnya. Sementara itu, pada hari kedua dan ketiga, peserta akan mempelajari aspek teknis terkait pengambilan keputusan, dengan diikuti oleh trivia/kuis dan tes berdasarkan rekaman video sebelum program ditutup dengan kesimpulan.

VAR adalah teknologi kamera video yang telah banyak digunakan di sepak bola internasional untuk membantu wasit dalam memimpin pertandingan dengan tertib dan adil sesuai peraturan. Teknologi VAR pertama kali diuji coba dalam pertandingan internasional antara Perancis dan Italia pada Juni 2016.

Melihat kesuksesan penggunaannya, FIFA kemudian menerapkan teknologi VAR untuk pertama kalinya pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Teknologi pendukung VAR diharapkan juga akan diterapkan pada liga profesional di Indonesia.

Load More