- Amerika Serikat mengirimkan amunisi dalam jumlah besar ke Tel Aviv guna mengantisipasi eskalasi konflik militer dengan Iran.
- Militer Israel meningkatkan status siaga tempur tinggi untuk mendukung kemungkinan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
- Israel diduga mengoperasikan fasilitas militer rahasia di wilayah Irak sebagai pusat dukungan udara dan bantuan medis.
Suara.com - Kekhawatiran akan meletusnya babak baru konflik di Timur Tengah semakin meningkat setelah puluhan pesawat kargo militer Amerika Serikat dilaporkan mendarat di Tel Aviv untuk mengirimkan amunisi dalam jumlah besar.
Pengiriman logistik militer dari pangkalan AS di Jerman itu disebut-sebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi konflik dengan Republik Islam Iran.
Situasi semakin memanas setelah Senator Partai Republik, Lindsey Graham, secara terbuka mendorong Donald Trump untuk menargetkan infrastruktur energi Iran apabila Teheran menolak kesepakatan nuklir baru.
Sinyal Eskalasi dari Washington dan Tel Aviv
Stasiun televisi Israel, Channel 13, pertama kali melaporkan kedatangan puluhan pesawat militer AS yang membawa amunisi ke wilayah Israel dalam 24 jam terakhir.
Laporan mengenai peningkatan aktivitas angkutan udara militer AS ke Israel juga telah beberapa kali muncul dalam beberapa bulan terakhir di tengah memanasnya situasi kawasan.
Di saat bersamaan, Lindsey Graham menyerukan peningkatan tekanan terhadap Iran dengan menargetkan sektor energi negara tersebut.
“Sakitilah mereka lebih parah. Mungkin mereka akan membuat kesepakatan jika Anda cukup menyakiti mereka,” ujar Graham kepada NBC.
Ia juga menuduh Iran sengaja mengulur waktu dalam proses negosiasi nuklir yang tengah berlangsung.
Baca Juga: FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?
Israel Tingkatkan Status Siaga Tempur
Pernyataan Graham memicu kritik karena dinilai mendorong tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional, khususnya terkait perlindungan infrastruktur sipil.
Sejalan dengan meningkatnya ketegangan, militer Israel dilaporkan menaikkan status kewaspadaan ke level siaga tempur tinggi.
Stasiun televisi publik Israel, Kan, mengutip pejabat keamanan anonim yang menyebut Israel siap mendukung kemungkinan operasi militer baru AS terhadap Iran.
Kan juga melaporkan bahwa Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, baru-baru ini melakukan percakapan telepon selama sekitar 30 menit untuk membahas perkembangan situasi regional.
Sementara itu, Channel 12 menyebut militer Israel kini mengharapkan pemberitahuan dini sebelum kemungkinan serangan AS diluncurkan.
Berita Terkait
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Gegara Foto Bareng Orang Ini, Sardar Azmoun Dicoret dari Skuad Iran Piala Dunia 2026
-
Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman
-
PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
-
BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit
-
5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri
-
Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?