Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut penurunan angka penindakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan bukti kuatnya sistem pencegahan korupsi.
Hal ini dikatakan Luhut usai menghadiri Bincang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Gedung Merah Putih KPK.
"Penurunan penindakan menunjukkan sistemnya semakin baik, orang tidak bisa melakukan korupsi atau pencurian, hal ini tentu bagus," ujar Luhut yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Antara, Rabu (19/7/2023).
Terkait hanya terdapat tiga operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK sepanjang tahun 2023, kata Luhut hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pencegahan korupsi semakin kuat dan kokoh.
"Jika tidak ada OTT, itu justru lebih baik. Itu artinya upaya pencegahan sudah lebih baik," papar dia.
Luhut menegaskan bahwa OTT seharusnya bukan menjadi kebanggaan, karena menandakan adanya potensi celah korupsi.
Namun, ia menyoroti bahwa hal yang sering luput dari perhatian publik adalah besarnya anggaran yang dapat dihemat dan diselamatkan berkat sistem pencegahan yang dijalankan oleh KPK.
"Lihatlah penghematan yang berhasil dicapai, pajak naik hingga 47 persen. KPK terlibat dalam mengaudit semuanya, hitunglah berapa ratus triliun yang berhasil dihemat," ucap Luhut.
"Ini bukan hasil kerja kantor saya sendiri, saya hanya mengkoordinasikan semuanya, termasuk KPK dalam hal ini," tandasnya.
Baca Juga: Lepas dari Persib, Isu Luis Milla ke Bali United Menguat karena Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Iftar di Tengah Kota: Menikmati Sensasi Brazilian BBQ dan Cita Rasa Nusantara
-
Purwakarta Punya Gaya, 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Wajib, Cocok Buat Healing
-
3 Opsi Mobil Keluarga Saudara Suzuki Ertiga: Harga di Bawah LCGC, Punya Fitur Kelas Atas
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
25 Pejabat Baru Pemkot Pekanbaru Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya
-
15 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bahasa Jawa, Bisa Dibagikan ke Orang Tua
-
Sinopsis Love Story in the 1970s, Drama China Terbaru Arthur Chen di WeTV
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga