Beredar di media sosial, video dengan klaim Mantan Kadiv Propam yang menjadi terpidana mati atas kasus pembunuhan berencana yang dilakukan kepada Brigadir J, Ferdy Sambo tewas di tempat, proses tembak mati berjalan dengan lancar. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Benang Merah.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Sambo Tewas di Tempat, Proses Tembak M4T1 Berjalan dengan Lancar.
Melalui thumbnail video, ditampilkan foto seseorang terbaring di jalan dan dikerubungi aparat kepolisian.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'GEGER SORE INI !! PROSES T3MB4K M4T1 SAMBO BERJALAN DENGAN LANCAR'.a
Dalam video tersebut narator hanya membacakan sebuah berita online tentang respon Polri usai pernyataan Ferdy Sambo yang menuding penyidik ingin semua orang di rumahnya menjadi tersangka.
"Respon Polri usai Ferdy Sambo tuding penyidik ingin semua orang di rumahnya jadi tersangka," ujar narator yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Benang Merah, Kamis (27/7/2023).
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 8 menit 3 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim Ferdy Sambo tewas di tempat, proses tembak mati berjalan dengan lancar.
Video tersebut hanya menarasikan soal berita berjudul 'Respon Polri Usai Ferdy Sambo Tuding Penyidik Ingin Semua Orang di Rumahnya Jadi Tersangka' yang sudah tayang pada 20 Desember 2022 silam.
Baca Juga: Kasus Korupsi CPO, Eks Mendag Muhammad Lutfi Bakal Diperiksa Kejagung Lagi Selasa Depan
Tak ada bukti yang valid bahwa Ferdy Sambo tewas di tempat.
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim Ferdy Sambo tewas di tempat, proses tembak mati berjalan dengan lancar adalah klaim yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim Ferdy Sambo tewas di tempat, proses tembak mati berjalan dengan lancar adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut termasuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
KPK Tahan Suhardiman Amby dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini