Ganjar Pranowo baru saja panen cibiran publik usai membuat sebuah konten bersama putra tunggalnya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Dalam konten yang dibagikan ulang oleh akun @pangeransiahaan di Twitter (X), keduanya melakukan deep talk alias obrolan mendalam.
Zinedine mulanya berkeluh kesah soal ayahnya, yang tak bisa menghabiskan banyak waktu bersama keluarga.
"Ayah kan, sering ke mana-mana. Jadi mungkin secara fisik jadi waktu yang dihabiskan sama aku, sama bunda kan kepotong. Itu kalo dari perasaan ayah sendiri gimana?" tanya Zinedine kepada Ganjar Pranowo, dikutip Senin (14/8/2023).
Ganjar Praowo tak menampik bahwa hal itu sangat berat baginya. Namun, ia menjelaskan bahwa berkurangnya waktu bersama keluarga sudah risiko menjadi pejabat publik. Dan hal itu sudah Ganjar sampaikan pada sang istri, semenjak ia berada di DPR.
“Ketika kita berada pada jabatan publik, pasti akan tersita, pasti akan terbagi, mesti ikhlas apa nggak?" sahut Gubernur Jawa Tengah itu.
"Kalau sudah diputuskan, kita harus bersikap, bersikap itu punya risiko, bersikap itu menghitung begitu, apalagi kalau kita mengurusnya itu rakyat, maka kadang-kadang harus berkorban," lanjut Ganjar Pranowo.
Sementara Ganjar menjelaskan risikonya sudah memilih jalan sebagai pejabat publik, mata Zinedine tak kuasa menitikkan air mata. Beberapa kali pria berusia 22 tahun itu terlihat menyeka air matanya.
Tapi alih-alih mengundang simpati, perbincangan Ganjar dan putranya itu justru panen cibiran dari netizen. Tak sedikit yang menilai konten itu hanya gimmick agar citranya sebagai bacapres menuju Pemilu 2024 terbangun.
Baca Juga: Jeje Unggah Foto Pakai Baju Biru dengan Background Logo PAN, Syahnaz Sadiqah Langsung Beri Semangat
"Blom apa-apa udah gimmick. Ciri khas calon dari Banteng," komentar salah satu netizen.
"Kuperhatikan gimmick2nya pak ganjar ini malah semakin bikin gasuka & males sama dia, gatau kenapa," tambah yang lain.
"Mantap sekali pak Ganjar di saat buzzer capres lain jualan rekam jejak program, buzzer bapak malah jualan kesedihan," cibir yang lainnya.
"Bayangin aja ketika jadi presiden, rakyat nuntut haknya malah diajak deep talk. Presiden dan rakyat nangis bersama," beber yang lain.
"Kalau mau ngobrol di grup WA keluarga aja," celetuk netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
SMP di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL