Pemerintah Malaysia melarang semua produk Swatch yang mengandung unsur LGBTQ. Seperti produk jam, pembungkus, dan kotak jam. Pemerintah setempat mengingatkan bila menggunakan produk berbau LGBT akan dihukum penjara hingga tiga tahun.
Larangan ini diterbitkan pemerintah Malaysia baru-baru ini secara resmi. Selain itu, pendistribusian produk tersebut juga dilarang.
Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyatakan bahwa barang-barang tersebut merusak atau berpotensi merusak moralitas.
Sebelumnya pihak berwenang Malaysia merazia toko-toko Swatch pada Mei lalu dan menyita barang bukti.
Siapa saja yang kedapatan memiliki produk Swatch yang dimaksud akan menghadapi hukuman penjara selama tiga tahun atau denda hingga 20 ribu ringgit, atau 4.375 dolar AS.
Malaysia termasuk negara yang tegas melarang kampanye LGBT. Sebelumnya masyarakat Malaysia dihebohkan dengan aksi vokalis band The 1975, Matty Healy yang mengkritik UU anti LGBT di negara itu.
Kemudian ia juga melakukan aksi mencium bassist, Ross MacDonald di atas panggung, Jumat (21/7/2023).
Atas kejadian itu, banyak warga Malaysia tak senang dan melaporkan ke polisi. Konser The 1975 terpaksa dihentikan, padahal masih tersisa tiga hari lagi.
Baca Juga: Sadis! 7 Fakta Anak Perempuan Tikam Dada Ayah Bertubi-tubi hingga Tewas di Bangka Selatan
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia di Laga Perdana Piala AFF
-
Jalan Tertatih Kesakitan Saat Tiba di Thailand, Alfeandra Dewangga Absen Lawan Malaysia di Piala AFF U-23 2023?
-
Posting Latihan Persiapan Piala AFF U-23 2023, Malaysia Diledek Netizen Indonesia: Datang Terlambat, Balik Paling Awal
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa