Suara.com - Kasus anak membunuh orang tua kandung kembali terjadi. Sebelumnya kasus anak bunuh orang tua terjadi di Depok, Jawa Barat.
Kini kasus serupa terjadi Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (13/8/2023) malam.
Pelaku diketahui bernama Harina alias Nos (28). Ia tega membunuh ayah kandungnya yang bernama Sarkawi (60) di rumah kontrakan yang beralaman di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Seperti apa peristiwa itu? Berikut ulasannya.
Pelaku kesal ditegur ayahnya
Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Tiyan Talingga mengatakan, pembunuhan itu terjadi karena pelaku merasa kesal setelah ditegur ayahnya agar berhenti minum minuman keras.
Merasa tidak terima dengan teguran itu, pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras, terlibat cekcok dengan korban.
Korban sempat usir pelaku
AKP Tiyan menambahkan, karena tersulut emosi akibat cekcok, korban sempat mengusir pelaku dari rumahnya.
Baca Juga: Nagita Slavina Datangi Pernikahan di Gereja, Begini Hukum Islam Memasuki Rumah Ibadah Agama Lain
Menurutnya, hal itu dilakukan karena terpancing emosi hingga akhirnya pelaku benar-benar meninggalkan rumah.
Pelaku kembali dan langsung bunuh ayahnya
Setelah diusir, pelaku kembali lagi ke dalam rumah dan mengambil sebilah pisau dan menghampiri ayahnya di kamar.
Pelaku yang masih dalam keadaan mabuk dan emosi langsung menikam dada korban secara bertubi-tubi dengan pisau.
Aksi pelaku diketahui adiknya
Peristiwa pembunuhan itu pertama kali diketahui oleh anak ketiga korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Berita Terkait
-
Nagita Slavina Datangi Pernikahan di Gereja, Begini Hukum Islam Memasuki Rumah Ibadah Agama Lain
-
Nagita Slavina Disanjung Gegara Hadiri Pernikahan di Dalam Gereja
-
Tega! Ayah di OKU Timur Setubuhi Anak Sejak Kelas 4 Sekolah Dasar
-
Anggota TNI AU Tikam Pemilik Warkop hingga Tewas di Medan Jadi Tersangka-Ditahan, Ini Motifnya
-
Disebut Tidak Pernah Buat Bangga Orang Tua, Rifki Azis Tega Bantai Ibu Kandung Dengan 50 Tusukan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas