/
Selasa, 15 Agustus 2023 | 17:13 WIB
ahmad syahroni [Youtube]

Kualitas udara Jakarta yang kian memburuk terus menjadi perbincangan publik. Untuk mengurangi polusi, Pemerintah DKI Jakarta menerapkan WFH untuk pekerja.

Namun, selain itu, bagi Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga legislator asal DKI Jakarta, Ahmad Sahroni perlu melakukan pemantauan di pabrik-pabrik di Jabodetabek yang diduga telah melanggar aturan standar emisi.

Ia pun meminta Polda Metro Jaya maupun Polda Jawa Barat untuk menyisir seluruh pabrik-pabrik tersebut.

“Saya minta, Polri segera turun tangan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap pabrik-pabrik di Jabodetabek, yang diduga telah melanggar batas emisi. Mohon jika nantinya kedapatan (pabrik) yang nakal, untuk segera ditindak tegas, bahkan dicabut saja izin operasinya. Ini sudah membahayakan jutaan jiwa yang tinggal di Jakarta,” ujar Sahroni dalam keterangannya, dilansir dari wartaekonomi--jaringan suara.com, (15/8).

Sahroni menilai pabrik-pabrik juga penyumbang tercemarnya udara di Jakarta.

“Karena dari data yang ada, sumber pencemar udara di Jakarta ini sebenarnya didominasi oleh sumber pencemar lokal, salah satunya ya itu, pabrik-pabrik nakal. Jadi mohon tidak ada kompromi untuk para penyalah aturan emisi ini. Mau nanti ada puluhan pabrik sekalipun yang ketahuan, tidak ada urusan, langsung tertibkan semua,” tambahnya.

Bahkan Sahroni mengingatkan kembali terkait kasus polusi batu bara yang sempat terjadi di kawasan Marunda, Jakarta Utara, sekitar satu tahun lalu.

“Kasus polusi batu bara Marunda itu jadi contoh bahwa, pencemaran udara di Jakarta itu mayoritas karena aktivitas industri yang berbahaya dan terjadi di sekitar wilayah. Dalam kasus kali ini pun, penyebabnya diduga serupa. Namun peran perusahaannya pasti jauh lebih banyak dan memiliki skala lebih besar,” demikian Sahroni.

Baca Juga: Naik Alphard, Prabowo Datangi Peresmian Rumah Relawan di Menteng

Load More