Seleksi pemain Timnas Indonesia U17 kerap disasar kritik tajam dari sejumlah pihak. Di antaranya adalah tak lolosnya sejumlah pemain diaspora yang sudah berpengalaman berkompetisi di luar negeri.
Namun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tetap pede dengan skuad yang lolos seleksi saat ini. Saat Erick mengunjungi acara seleksi tim U-17 Indonesia yang tengah berlangsung di Lapangan A Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (16/8/2023), ia sempat berkomentar terkait mutu para pemain.
Ia juga menggarisbawahi bahwa pemain yang lolos seleksi untuk mengarungi Piala Dunia U17 kali ini adalah bakat terbaik dan dipilih tanpa ada kepentingan tertentu.
"Alhamdulillah, hari ini saya melihat semangat luar biasa dari para pemain yang dipilih dari 12 kota. Ini tentu merupakan hal positif, terutama karena kita sudah memiliki tim inti, dan yang lebih penting lagi, kami akan berkompetisi di Piala Dunia U-17," ujarnya dikutip dari situs resmi PSSI.
"Saya ingin memastikan bahwa tidak ada pemain yang mendapat prioritas khusus (titipan), kita menjalani ini secara profesional. Pemain terbaik tentu akan dipilih oleh pelatih. PSSI juga telah menyusun program pemusatan latihan di Jerman pada bulan September untuk tim U-17, dan uji coba melawan Korea Selatan akan dilakukan akhir bulan ini. Dengan persiapan yang matang, kami berharap tim U-17 Indonesia akan tampil siap dalam Piala Dunia U-17 dan mencapai hasil terbaik," tambahnya.
Seperti yang telah diketahui, seleksi tim U-17 Indonesia diadakan dari tanggal 15-17 Agustus di Jakarta. Total 50 pemain terlibat dalam seleksi ini. Saat ini, tim U-17 Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta setelah sebelumnya melakukannya di Bali dan Solo.
Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel