Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi sorotan karena tidak hadir dalam acara deklarasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Surabaya. Apa yang sebenarnya terjadi? Inilah 7 fakta penting terkait ketidakhadiran PKS dalam acara tersebut:
1. Permintaan Maaf Ahmad Syaikhu
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, meminta maaf karena tidak bisa hadir dalam acara deklarasi Anies-Cak Imin. Permintaan maaf ini disampaikan sebelum Syaikhu menyampaikan pernyataan sikap terkait situasi politik terkini.
2. Telpon ke Cak Imin
Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa ia sudah menelpon langsung Ketua Umum DPP PKB, Cak Imin, untuk memberi tahu bahwa PKS tidak bisa hadir dalam acara deklarasi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas surat yang dikirim oleh utusan Cak Imin.
3. Surat Permintaan Kehadiran
Menurut PKS, utusan Cak Imin sebelumnya telah mengirim surat kepada PKS untuk mengundang mereka hadir dalam acara di Surabaya.
4. Tidak Hadirnya Ahmad Syaikhu
Meskipun sebelumnya direncanakan bahwa Ahmad Syaikhu akan hadir dalam acara deklarasi, ia akhirnya tidak hadir. Hal ini membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang alasan sebenarnya di balik ketidakhadirannya.
Baca Juga: Deretan Pemain Asing di BRI Liga 1 yang Pulang Kampung untuk Bela Timnas, Ada yang dari Palestina
5. Ketua DPW PKS Jatim Mengonfirmasi
Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan, membenarkan bahwa Ahmad Syaikhu dan rombongan elit PKS memutuskan untuk tidak hadir dalam acara deklarasi. Namun, Irwan tidak mengetahui alasan di balik keputusan ini.
6. Acara Deklarasi di Surabaya
Acara deklarasi pasangan Anies-Cak Imin dijadwalkan berlangsung di Hotel Majapahit Surabaya pada tanggal 2 September 2023. Namun, keputusan PKS untuk tidak hadir telah menciptakan keraguan.
7. Mendadak Banting Setir
Sebelumnya, deklarasi ini diawali dengan Surya Paloh yang meminta Cak Imin untuk menjadi cawapres. Namun, Cak Imin merasa sungkan ketika diminta untuk menjawab ajakan tersebut pada saat itu juga. Cak Imin pun bingung karena banyak senior di partainya yang harus dimintai saran dan masukan olehnya. Namun di sisi lain ia tidak mau melewatkan penawaran emas yang diajukan oleh Paloh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep