/
Jum'at, 08 September 2023 | 14:10 WIB
Ilustrasi menikah. (unsplash.com/@srosinger3997)

Kementerian Agama (Kemenag) mengabarkan bahwa Indonesia sangat kekurangan tenaga fungsional penghulu. Berdasarkan data Kemenag, jumlah penghulu di Indonesia hanya sekitar 9.054 orang di tahun 2023. Padahal, kebutuhan nasional penghulu mencapai 16.263 orang. 

Menurut Direktur Bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin, di laman resmi Kemenag, kondisi ini cukup memprihatinkan, mengingat jumlah pernikahan di Indonesia setiap tahunnya mencapai angka 1,7 juta. 

Kekurangan ini disebabkan karena banyak penghulu yang pensiun dan wafat, terutama saat pandmi Covid-19 lalu. Dan hal ini menyebabkan beberapa penghulu akhirnya harus melayani lebih dari satu KUA kecamatan.

Penghulu, selain bertugas menikahkan pasangan, juga bertugas sebagai pembimbing keluarga pada remaja usia sekolah, usia nikah, calon pengantin, konsultan keluarga, dan sekaligus mediator perkawinan. 

Selain itu, penghulu juga ikut berperan dalam melakukan deteksi dini konflik keagamaan, pejabat pembuat akta ikrar wakaf, pembimbing manasik haji, pendamping pemberdayaan ekonomi umat, dan pengintegrasi data keagamaan.

Untuk mengatasi kekurangan ini, Kemenang berusaha memenuhinya lewat jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Insyaallah tahun depan akan ada lagi penerimaan penghulu jalur PPPK. Kami berharap mereka yang berminat harus mempersiapkan diri dari sekarang," pungkasnya.

Namun, kabar ini rupanya tak mendapat respons yang cukup baik dari warganet. Dikutip dari akun Instagra, @frix.id, tak sedikit yang menyebut kecilnya gaji penghulu sebagai penyebab sedikitnya anak muda yang tertarik mendaftar.

"Gajinya kecil, makanya generasi mudanya banyak yang kurang minat," kata warganet.

Baca Juga: Terus Disudutkan Mertua, Arie Kriting Yakin Suatu saat Nursyah akan Menyayanginya

"Serba salah sih kalo ini, banyak yang ga minat jadi penghulu karena mungkin penghasilannya kecil. Tapi kalo nanti gajinya dinaikan, nanti ga ada nikah gratis lagi, banyak yang ngeluh.. semoga ketemu jalan tengahnya aja tanpa merugikan pihak manapun," kata warganet lainnya.

Load More