/
Rabu, 13 September 2023 | 16:25 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi [Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden]

Menindaklanjuti penggrebekan rumah produksi film porno di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, Polda Metro Jaya mengajukan pemblokiran tiga situs milik rumah produksi tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Menanggapi pengajuan itu, Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan bahwa film yang diproduksi oleh production house tersebut merupakan pornografi. Hal ini lantaran dirinya mengaku belum menontonnya.

Budi mengatakan bahwa ia akan memastikan terlebih dulu apakah film yang dibuat rumah produksi di Jakarta Selatan itu pornografi atau tidak, setelah menontonnya. 

"Terus terang saja, saya baru dengar dan saya belum lihat videonya. Kalau sudah lihat baru saya yakin itu pornografi," ujar Budi ditemui usai rapat kerja dengan Komisi I DPR, Selasa (12/9/2023). 

Meski begitu, Budi menekankan bahwa pemerintah berkomitmen memberantas segala bentuk pornografi. 

"Pasti kami blokir karena pornografi merusak. Situsnya lagi diverifikasi, nanti kita pastikan. Pasti dicek apa sudah diblokir," ungkapnya.

Tanggapan Menkominfo tersebut dianggap blunder oleh warganet, dan langsung saja menuai beragam reaksi warganet, seperti dikutip dari akun Instagram @frix.id. 

"Saya juga belum (nonton), Pak," komentar warganet.

"Adain nobar, Pak, seru nih," jawab yang lain.

Baca Juga: Kamar Pasca-persalinan Sisca Kohl Bikin Netizen Salfok: Biasa Aja Ya

"Gua suka jawaban kau @kemeninfo1," tulis warganet.

"Harus nonton dulu katanya ya," balas yang lain.

"Wtf, Indonesia mah lawak pemerintahnya," kata warganet lainnya.

Load More