Penyanyi Vidi Aldiano tiba-tiba saja mengabarkan bahwa kanker di dalam tubuhnya menyebar, hingga mengharuskannya menjalani perawatan kemoterapi setiap 3 minggu sekali.
Hal itu ia utarakan dalam unggahan terbarunya di Instagram, Senin (18/9/2023), bersamaan dengan posting dirinya yang tengah dipeluk sang ibu saat di rumah sakit. Tampak di lengan Vidi tertancap jarum yang tersambung dengan selang untuk mengalirkan obat-obatan.
Beberapa tahun lalu, Vidi memang pernah dinyatakan mengidap kanker ginjal stadium tiga. Namun, dokter bergerak cepat dengan mengangkat ginjal kirinya yang terkena kanker, hingga akhirnya ia pun bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti biasa.
Lalu, bagaimana perjalanan kanker ginjal yang diidap Vidi hingga akhirnya kini menyebar di dalam tubuhnya?
Dikutip dari video berjudul I had cancer di akun Youtube-nya, Vidi memaparkan bahwa ia merasa dirinya baik-baik saja saat divonis kanker ginjal.
Dalam video tersebut, ia menceritakan awal mula kanker tersebut ditemukan. Diawali ketika dirinya ke dokter THT untuk memeriksakan suaranya yang tiba-tiba hilang, dan kaget karena mendapati tekanan darahnya sangat tinggi.
Ia merasa heran karena menurutnya, dalam keluarganya tak ada riwayat hipertensi. Bahkan, ia sekeluarga termasuk orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah.
Merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya saat untuk kedua kalinya mendapati tekanan darahnya sangat tinggi, Vidi langsung memutuskan melakukan tes kesehatan di Singapura.
Mengikuti feeling, jika biasanya ia mengambil paket basic saat general check up, kali ini ia menambahkan paket tes USG.
Baca Juga: Baru 2 Bulan Pacaran, Lolly Rayakan Anniversary dengan Vadel Badjideh
Benar saja, hasil USG menunjukkan ada sebuah benjolan sebesar 5 cm di ginjal kirinya, yang harus ia cek lagi untuk memastikan apa status benjolan tersebut.
Hasil pemeriksaan MRI di rumah sakit di Jakarta menyebut bahwa itu adalah kista, dengan benda padat di dalamnya. Namun demikian, dokter mengatakan bahwa ia tak perlu khawatir, karena menurutnya fungsi ginjal Vidi masih bagus.
Concern pada kesehatannya, Vidi pun langsung mengubah gaya hidupnya. Ia tak lagi mengonsumsi minuman berwarna dan kopi, dan hanya minum air putih.
Hingga suatu hari, seorang teman menyarankannya untuk mencari second opinion. Pergilah ia kembali ke Singapura, dan disarankan untuk melakukan CT Scan.
CT Scan ia lakukan di rumah sakit di Jakarta. Hasilnya, dibaca oleh dokter di rumah sakit tersebut dan juga dokter di Singapura. Keduanya menyatakan kanker ginjal.
"Dari situ lumayan gelap hidup gue, jujur, karena gue enggak tahu harus merespons apa, gue enggak bisa ngasih tahu banyak orang juga, karena gue paling enggak suka bikin orang khawatir," ucap Vidi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara