Seperti yang kita tahu, Tim Nasional Indonesia telah tiba di Basra, Irak, dalam rangka menghadapi pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski menjalani perjalanan panjang, para pemain tiba di hotel tempat mereka menginap pada hari Minggu (12/11/2023).
Dengan durasi perjalanan jauh antara Indonesia ke Irak, para pemain butuh waktu untuk beradaptasi dan melakukan pemulihan.
"Pelatihan perdana kami di Irak fokus pada pemulihan fisik. Kami tiba sore hari dan langsung melibatkan pemain dalam latihan yang bertujuan untuk memulihkan kondisi fisik mereka setelah perjalanan yang panjang," ujar Shin Tae-yong seperti dikutip dari situs resmi PSSI.
Dendy Sulistyawan, salah satu pemain Timnas, menyatakan bahwa meskipun perjalanan cukup melelahkan, para pemain tetap optimis menghadapi putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026. "Kami berangkat dengan motivasi tinggi dan optimisme untuk meraih kemenangan di laga nanti," ucapnya.
Tim Garuda langsung melaksanakan sesi latihan fisik di lapangan latihan kompleks Stadion Internasional Basra setelah tiba di Irak. Pelatih fisik, Shin Sang-gyu, memimpin sesi latihan tersebut dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik pemain.
"Pemulihan cepat sangat penting agar pemain dapat beradaptasi dengan cuaca dan kondisi di Irak. Kami memiliki target untuk lolos ke Piala Dunia 2026, dan kemenangan di laga melawan Irak menjadi kunci untuk meraih hasil positif di putaran kedua kualifikasi," tutup Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan