Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus turut memberikan pendapatnya soal pernyataan politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan terkait safari politik Anies Baswedan.
Dikutip dari wartaekonomi.co.id (media partner Suara), Bestari menyebut Panda tak perlu gelisah apabila ada orang yang mengklaim sebagai capres.
"Begini ya, orang kan berhak jadi calon Presiden selama memenuhi kriteria sebagaimana disyaratkan UU. Jadi kalau ada orang mengklaim diri sebagai Capres, enggak usah gelisah," kata Bestari, dikutip dari wartaekonomi.co.id.
Bestari lantas seolah menantang politisi senior PDI Perjuangan untuk segera mendeklarasikan pengusungan calon presiden dari partai banteng itu.
Hal itu diucapkan Bestari supaya bakal calon presiden dalam Pilpres 2024 itu terlihat oleh publik.
"Tampilkan aja calon Presidennya segera. Supaya ada kelihatan siapa-siapanya. Jadi jangan hanya kemampuannya terbatas sampai dengan mengomentari orang lain. Atau sekurangnya berjanji kami akan segera supaya masyarakat dapatkan masukan lebih cepat," ungkapnya.
Selain itu, Bestari menambahkan bahwa tidak semua parpol memiliki ritme serupa. Oleh karena itu, dia meminta untuk tidak memaksa parpol lain untuk mengikuti ritme satu partai yang dominan.
Bestari juga menyampaikan suatu partai bukanlah tolak ukur parpol lain.
"Dan kemudian jangan karena ada yang melambat-lambatkan, kemudian menganggap semua orang harus ikut lambat. Loh kok jadi memakai standar diri sendiri buat orang lain. Sejak kapan partai itu menjadi tolak ukur standar untuk parpol lain. Ya jangan terlalu sering melawak lah," ketusnya.
Baca Juga: Ukraina Mulai Evakuasi Penduduk dari Kherson Jelang Musim Dingin
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Panda Nababan menyinggung soal safari Anies. Menurutnya, Anies masih calonnya calon presiden.
"Baru bakal calon (Presiden) sudah berkeliaran ke mana-mana. Loh, dengerin dulu ini etika," kata Panda Nababan.
Berita Terkait
-
Politikus Senior PDIP Sindir Safari Politik Anies, Kader NasDem Membela: Tak Ada yang Dilanggar
-
Bukan Karena Politik Identitas, Pembenci Ungkap Alasan Tak Menyukai Anies Baswedan
-
Nasdem: Peredaran Selebaran Paham Khilafah untuk Jatuhkan Anies Baswedan
-
Sudah Pede Deklarasi Bacapres, NasDem Disebut Bisa 'Hempas' Anies Baswedan Saat Last Minute
-
Safari Politik Anies Baswedan Bikin Gelisah, Kader Nasdem Tantang Politikus PDIP Lakukan Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
Terkini
-
Eks Sekda Sleman 'Hilang' di Kasus Hibah Wisata, MPK Desak Kajari Dicopot
-
Lepas Kepergian Eyang Meri Hoegeng di Bogor, Ahok: Bangsa Ini Tak Akan Kehabisan Orang Jujur
-
AWS Perkuat Transformasi Digital Indonesia lewat Investasi, Percepatan Adopsi AI & Cloud
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
5 Tablet Murah Rp1 Jutaan untuk Pelajar, Lancar buat Akses Aplikasi Belajar
-
Harga Cabai Rawit di Pontianak Ugal-ugalan, Pasokan Jawa Seret Jelang Ramadan
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
GENsi Digelar di Palembang, Komdigi-Indosat Dorong Anak Muda Hadapi Era Super-Cycle AI
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi