- Ledakan diduga bom molotov terjadi di SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya, pada Selasa (3/2/2026) pukul 10.00 WIB.
- Polisi mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti tas berisi bom rakitan tanpa korban jiwa.
- Api berhasil dikendalikan berkat kesigapan pihak sekolah dan warga, situasi kini tengah diolah oleh tim Inafis.
Suara.com - Aktivitas belajar mengajar di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, sempat terganggu akibat ledakan yang diduga berasal dari bom molotov, Selasa pagi (3/2/2026). Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah, terutama di kalangan siswa yang baru kembali ke kelas usai jam istirahat.
Peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung mengagetkan murid serta guru. Suara ledakan keras terdengar dari area sekolah, membuat siswa berlarian keluar ruangan, bahkan ada yang naik ke atas meja karena ketakutan.
Polisi bergerak cepat mengamankan situasi. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov berhasil diamankan bersama barang bukti berupa tas ransel berisi bom rakitan. Aksi tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung secara tiba-tiba ketika terduga pelaku mendatangi sekolah dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang disulut api ke area sekolah.
"Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku saat ini sudah berhasil kami amankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta guna proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ade dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).
Meski sempat menimbulkan percikan api dan kepulan asap, api berhasil dikendalikan berkat kesigapan pihak sekolah dan warga sekitar. Api tidak sempat merambat ke bangunan utama sekolah.
Setelah menerima laporan, aparat Polsek Sungai Raya langsung mengamankan lokasi kejadian. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya juga diterjunkan guna melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
"Saat ini, personel Polsek Sungai Raya bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya masih berada di lapangan untuk melakukan olah TKP secara mendalam," tambahnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut. Masyarakat, khususnya orang tua siswa dan tenaga pendidik, diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
"Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional," tutupnya.
Berita Terkait
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter