/
Rabu, 23 November 2022 | 09:31 WIB
Tangkapan layar video dengan narasi Gibran Rakabuming Raka menjemput paksa penghina ibunya, Iriana Jokowi. ((YouTube/Skema Politik))

Beberapa waktu lalu Ibu Negara Iriana Jokowi menjadi sorotan publik. Pasalnya seorang komikus asal DI Yogyakarta, Kharisma Jati, dinilai telah mengolok-olok Iriana lewat unggahan Twitter-nya.

Pemilik akun Twitter @KoprofilJati itu mengunggah foto Iriana bersama Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, dengan asumsi seolah Iriana adalah asisten rumah tangga (ART).

Keluarga Iriana memang memutuskan untuk tidak mengambil langkah hukum terhadap Kharisma Jati. Karena itulah video yang mencatut sosok putra sulung Iriana, Gibran Rakabuming Raka, di YouTube Skema Politik berikut ini menjadi viral di media sosial.

Pasalnya pengunggah video mengklaim Gibran menjemput paksa sosok penghina Iriana. Thumbnail video juga memperlihatkan sosok Gibran yang dikerubungi banyak wartawan, sementara di belakangnya tampak seorang pria berkaos oranye dengan wajah tertutup masker hitam.

"Breaking News: Gibran Tak Tinggal Diam. Jemput Paksa Sendiri Penghina Ibunya..!!!" begitulah judul yang tertera di thumbnail video, dikutip Suara Manado pada Rabu (23/11/2022).

"Gibran Benar-benar Murka, Proses Hukum Seberat-beratnya Penghina Ibu Iriana," timpalnya.

Video berdurasi 10 menit 4 detik yang diunggah Senin (21/11/2022) tersebut telah ditonton ribuan kali. Namun benarkah narasi yang diedarkan lewat video tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran, informasi yang disebarkan lewat video tersebut kurang tepat. Pasalnya belum ada informasi kredibel mengenai penangkapan Kharisma Jati.

Baca Juga: Mengerikan! Fakta-fakta Misterius 4 Korban Sekeluarga yang Tewas di Kalideres

Justru keluarga Iriana, dalam hal ini ditegaskan oleh Gibran, mengaku tidak akan melaporkan pelaku yang diduga telah menghina Iriana. Namun Gibran juga mengecam cuitan Kharisma Jati, sebuah langkah yang juga sempat dilakukan oleh sang adik, Kaesang Pangarep.

Sementara itu, informasi terakhir dari Polri menyatakan bahwa mereka tetap memburu terduga pelaku penghina Iriana.

Mengutip WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebut pihaknya terus melakukan penyelidikan walau belum ada laporan terkait.

Bahkan saat ini Bareskrim Polri mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku sekaligus menemukan unsur pidana di unggahan @KoprofilJati tersebut.

Namun hingga kini belum ada informasi penangkapan Kharisma Jati, baik oleh polisi maupun yang melibatkan keluarga Iriana seperti yang dinarasikan video unggahan YouTube Skema Politik.

KESIMPULAN

Dengan demikian, video unggahan kanal YouTube Skema Politik tersebut bisa dikategorikan sebagai hoaks. Faktanya belum ada informasi kredibel tentang penangkapan paksa terduga penghina Iriana Jokowi.

CATATAN REDAKSI

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More