Balas dendam ala Presiden Joko Widodo belakangan dibongkar oleh politikus senior PDI Perjuangan, Panda Nababan.
Panda sempat menyebutkan bahwa Jokowi pernah membalas dendam pada mantan Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di pernikahan putrinya Kahiyang Ayu.
Jokowi melakukan balas dendam dengan mengabaikan Gatot di pernikahan anaknya usai merasa dipermalukan di ulang tahun TNI.
Dalam hal ini, pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung menyebutkan peristiwa serupa bisa terjadi di pernikahan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep pada Desember mendatang.
Rocky menduga, aksi balas dendam itu bisa ditujukan pada Surya Paloh yang hubungannya disebut-sebut karam bersama presiden.
“Mungkin sekali Pak Surya Paloh sekarang mengerti Bahasa tubuh pak Jokowi ingin menyingkirkan dia,” jelas Rocky seperti yang dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com.
“Kita tunggu nanti siapa yang diundang dan yang tidak di acara royal wedding ini, itu tanda membaca simbol politik,” imbuhnya.
Lebih lanjut Rocky menyebutkan bahwa kembali terjadinya balas dendam seperti yang terjadi pada Gatot tergantung hadir tidaknya Surya Paloh ke pernikahan Kaesang.
"Selalu ada yang pasti yang bisa disebut kekuasaan itu tidak bisa dibedakan dia lagi merangkul atau lagi memukul,” kata Rocky Gerung.
Baca Juga: 3 Harapan dalam Hubungan yang Bisa Bikin Kamu Kecewa Berat
Rocky menduga bahwa Jokowi memiliki sisi memendam dan melampiaskan balas dendam di momen tertentu seperti yang terjadi pada Gatot Nurmantyo.
“Dua wajah kekuasaan ini selalu ada pada semua orang tinggal mana yang lebih dominan. Pak Jokowi kelihatannya memendam kultur itu bahwa ada momentum yang orang tiba-tiba kaget kok digituin,” tambahnya lagi.
Balas Dendam Jokowi ke Gatot
Pada persoalan balas dendam, Panda menceritkan bagaimana perlakukanJokowi ke Mantan Panglima Jenderal TNI, Gatot Nurmantyo.
Kejadian bermula dari HUT TNI pada 2017 lalu. Pada perayaan itu, Jokowi dibikin kesal oleh Gatot yang kala itu menjadi Panglima TNI.
Pasalnya Jokowi dan para menteri dibuat jalan kaki hingga satu kilometer karena kondisi jalanan yang tidak kondisikan oleh pihak TNI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Desakan Copot Kapolresta Pekanbaru Imbas Dugaan Oknum Polisi Aniaya Mahasiswa
-
Wangi Kopi yang Elegan! 5 Parfum Lokal Ini Siap Temani Malammu agar Lebih Istimewa
-
Flek Hitam Susah Hilang? Dokter Estetika Rekomendasikan Serum Ampuh Atasi Hiperpigmentasi
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Kasus HIV di Riau Meningkat, Pekanbaru Catat Jumlah Terbanyak
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya