Martin Simanjuntak mencium adanya bau-bau mencurigakan di persidangan perkara pembunuhan Brigadir Yosua.
kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua itu mengaku khawatir dengan hasil persidangan nanti. Apakah akan happy ending atau justru sebaliknya sad ending.
Menurut asumsi Martin, mantan Kadiv Propam polri itu tidak menutup kemungkinan akan melakukan segala cara demi meringankan hukumannya.
Akankah jaksa bekerja secara profesional dan majelis hakim memberikan rasa keadilan?.
"Masih khawatir," katanya dikutip dari tayangan Kanal Youtube KOMPAS TV pada Kamis, (24/11/2022).
Kekhawatiran Martin tersebut pun berdasarkan dua alasan yaitu uang dan networking Ferdy Sambo.
Martin mengatakan bahwa, Sambo memiliki kekayaan yang tak terukur. Bukti tersebut dapat dilihat bagaimana Sambo memberikan uang kebutuhan keluarganya ke para ajudan, nilainya pun sampai ratusan juta. Namun dia meragukan, apakah uang Sambo legal atau ilegal.
"Dari kekayaan saya yakin beliau punya uang cukup banyak," tuturnya.
Ketakutan lainnya karena faktor networking yang sudah dibangun Ferdy Sambo selama menjadi polisi. Meksi sudah dipecat, Martin meyakini networking itu masih tumbuh subur.
Gejala itu terlihat saat di persidangan. Dia menilai, Sambo dan Putri Candrawati mendapat perlakuan berbeda.
"Cara menanya majelis hakim, ini dengan hormat bukan menuduh atau apa. Pada saat bicara dengan terdakwa (Sambo-PC)pendekatannya berbeda. Saya paham ini tidak bisa dijadikan acuan terhadap ada nya dugaan tertentu," ujar Martin.
"Tapi saya mau tegaskan bahwa uang dan networking memungkinkan saja untuk seseorang atau kelompok mendapat freepilage dari hukum kita," lanjut Martin dengan tegas.
Sebagaimana diketahui, Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga pada 8 Juli 2022 lalu. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.
Tidak hanya Sambo, ada 4 tersangka yang turut terlibat dalam kasus Duren Tiga berdarah. Adapun keempat tersangka itu adalah Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Sambo), Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo), Kuat Ma'ruf (asisten keluarga Sambo), dan Putri Candrawathi (istri Sambo).
Mereka dituntut melanggar Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 Subsider Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 dengan ancaman tuntutan maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.
Tag
Berita Terkait
-
Denise Chariesta Sebut RD Pakai Uang Kantor Untuk Beri Hadiah ke Sejumlah Perempuan
-
Kejinya Ferdy Sambo, Langsung Eksekusi Brigadir J yang Masih Sempat Lakukan Ini Usai Ditembak Bharada E
-
Review Anime Fugou Keiji: Detektif Kaya dengan Anggaran Unlimited
-
Positif Covid-19, Putri Candrawathi Ditempatkan di Sel Khusus Rutan Kejagung Diawasi Dokter RS Adhyaksa
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama