Sekretaris Kabinet Pramono Anung buka-bukaan soal ritme kerja bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Pramono menyebutkan, bekerja dengan Jokowi membuat dia dan para menteri di kabinet terlalu sibuk hingga tak punya waktu.
"Mungkin presiden yang paling banyak rapat ya Pak Jokowi, dalam satu hari itu bisa tiga kali," ungkap Pramono Anung dalam wawancara di stasiun televisi nasional.
"Seminggu bisa sampai dengan 10 kali, maka banyak teman-teman begitu di era ini bilang waduh kita enggak punya waktu buat hal lain, memang enggak punya waktu harus kerja," imbuhnya.
Lebih lanjut Pramono juga bercerita soal kebiasaan Jokowi dan para jajarannya saat dinas ke luar negeri.
Pramono menyebutkan saking sibuknya saat kunjungan luar negeri, Jokowi dan para menteri bahkan tak bisa menengok restoran atau toko yang ingin dikunjungi.
"Salah satu hal yang luar biasa, kalau kita perjalanan ke luar negeri itu enggak pernah lihat restoran enggak lihat toko, padat sekali begitu selesai pulang," kata Pramono.
Bahkan menurut Pramono Anung, perjalanan luar negeri sering kali dilakukan pulang pergi (PP) tanpa menginap apalagi di negara-negara tetangga.
"Bahkan pernah ke luar negeri perjalanan 9 jam kita PP, acara selesai langsung pulang. Kalau ke Bangkok ke Jepang segala macam itu pasti PP," ungkapnya.
Baca Juga: Pulang ke Blora, Pratama Arhan Langsung Manggung Bareng Deni Caknan dan Yeni Inka
Soal menjaga fisik dengan kepadatan jadwal mendampingi Presiden Jokowi, Pramono menyebutkan senang dalam bekerja menjadi salah satu kunci utama.
"Yang paling utama menurut saya, vitamin berapa paun enggak akan cukup kalau hatinya enggak happy, yang bikin kuat karena kita enjoy."
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial