/
Senin, 28 November 2022 | 19:21 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Calon pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah ditetapkan. Adalah KSAL Laksamana Yudo Margono yang diajukan menjadi calon tunggal Panglima TNI menjelang pensiunnya Andika bulan Desember 2022 mendatang.

Publik pun ramai menerka karier seperti apa yang akan dijalani Andika pasca purnatugas nanti. Salah satu dugaan yang paling santer adalah ikut bertarung di Pemilihan Presiden 2024.

Hal itulah yang dipertanyakan Andy F Noya kepada Andika di program Kick Andy. Awalnya Andy mempertanyakan perihal banyaknya aset kekayaan Andika, bahkan sampai sebesar Rp 179 miliar.

"Ya itu fakta," kata Andika tanpa berbasa-basi menutupi, dikutip Suara Manado dari kanal YouTube metrotvnews, Senin (28/11/2022). "Sebagian besar itu kan dari istri saya. Saya bukan dari keluarga yang berada sekali, tapi sebagian besar memang dari istri saya."

"Yang membelikan (properti) mertua saya. Sejak saya menikah, mertua membelikan saya rumah," sambung Andika, kemudian mengungkap beberapa asetnya yang nyatanya memang dibelikan oleh orang tua istrinya.

Andika tak menampik besarnya aset kekayaan yang ia miliki bisa memancing pertanyaan banyak pihak, tetapi menantu dari AM Hendropriyono itu memastikan akan tetap jujur melaporkan harta bendanya.

"Tapi yang jelas itu juga pilihan, apakah kita ini akan melaporkan apa adanya atau enggak. Saya memilih melaporkan apa adanya," tegas Andika.

Ditambah dengan banyaknya pengalaman kerja sebagai perwira maupun riwayat pendidikannya, Andy lalu mempertanyakan apa hal yang akan Andika lakukan pasca pensiun nanti.

"58 itu masih muda lah menurut saya, masih produktif. Saya harus tetap melakukan sesuatu (tapi) saya belum tahu, saya belum mikir," ujar Andika.

Baca Juga: Cerita di Balik Mereka yang Beruntung Lolos dari Maut Akibat Gempa Cianjur

Lantas apakah itu termasuk siap berkarier di bidang politik, bahkan langsung bertarung di Pilpres 2024? Pasalnya nama Andika kerap bersaing di hasil survei elektabilitas kandidat calon presiden dan calon wakil presiden.

"Saya realistis lah, artinya saya ini siapa sih? Tapi yang jelas saya nggak mau GR lah, saya merasa, ya saya baru menyelesaikan tugas saya sebagai Panglima TNI. Saya pikirkan nanti setelah pensiun," jelasnya.

Namun Andika mengaku tidak akan melarang bagi masyarakat yang telah memberinya dukungan untuk maju di Pilpres 2024. Andika juga mengaku belum didekati partai politik manapun berkaitan dengan Pilpres 2024.

"Kalau ada partai yang datang dan sudah memenuhi kuota untuk bisa mencalonkan seseorang, datang ke Anda, Anda bersedia nggak?" tanya Andy.

"Yang itu saya jawab setelah saya pensiun saja," balas Andika.

"Kemudian ada juga seorang pengamat yang mengatakan Andika Perkasa bisa jadi kuda hitam. Apakah Anda siap kalau suatu hari dihadapkan pada situasi seperti itu dan Anda diminta untuk menjadi calon presiden atau wakil presiden?" tanya Andy lagi.

Load More