Paula Verhoeven akhirnya buka suara pasca viralnya konten prank Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bersama sang suami, Baim Wong.
Menurut Paula, viralnya kasus prank KDRT itu membuat dirinya terkena mental sampai mengurung diri.
Bahkan, Paula sampai hiatus bermain Instagram selama dua minggu karena tidak kuat mendapat hujatan dari warganet.
Tidak hanya itu, Paula juga sampai migrain selama dua hari karena tidak sengaja membaca komentar pedas.
"Aku drop, aku dua minggu log out Instagram. Nggak kuat."
"Aku dua hari migrain. Karena, aku mau nggak bacain komen, tapi kan muncul di notif itu, kan," kata Paula, dikutip dari akun Youtube Melaney Ricardo, Jumat (23/12/2022).
Kala itu, Paula merasa karirnya yang selama ini dibangun sebagai model selama belasan tahun hancur begitu saja.
Paula pun mengakui dirinya masih beradaptasi dalam dunia selebriti.
"Aku merasa karier yang udah aku bangun selama ini, belasan tahun tiba-tiba begini. Kan, buat aku, dunia selebriti ini, kan, baru ya. Jadi, aku nggak pernah dapatin (hujatan) segitu kencangnya, aku nggak kuat," lanjutnya.
Baca Juga: Update Peringkat Atlet Bulu Tangkis Indonesia Jelang Agenda Turnamen 2023
"Buat aku itu impact banget ke aku dan karier aku," ujar Paula.
Bahkan, Paula juga sampai merasa merasa takut bertemu dengan orang lain.
Hal itu lantaran Paula terlalu memikirkan bagaimana tanggapan orang terhadapnya setelah kasus tersebut viral.
"Terus, aku diajak ke acara-acara gitu tuh kayak ada rasa, 'Aduh, nanti orang mikirnya aku itu gimana, ya,' dan itu aku drop banget," tuturnya.
Di sisi lain, wanita berusia 35 tahun itu merasa mendapat hikmah dari kasus tersebut.
Paula merasa hubungannya dengan sang suami menjadi lebih solid.
Ia juga menyebut ujian yang menimpanya itu membuat dirinya dan sang suami menjadi lebih dekat dengan Tuhan.
“Sekarang kita dapet ujian kayak gini jadi akhirnya kita inget lagi, jadi lebih dekat sama Allah juga,” jelas Paula Verhoeven.
“Menginstrospeksi diri kita tuh kurangnya apa segala macem, lebih seperti itu sih,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi