Kehidupan rumah tangga Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo memang selalu menjadi sorotan publik. Pasangan yang menikah pada tahun 2000 ini sempat menuai kontroversi karena Mayangsari yang disebut-sebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Bambang dengan Halimah Agustina Kamil.
Meskipun demikian, Mayangsari dan Bambang tetap menjalani rumah tangga mereka dengan harmonis. Bahkan, mereka telah dikaruniai seorang putri bernama Khirani Trihatmodjo.
Dalam sebuah wawancara, Mayangsari mengungkapkan bahwa dirinya rela jika Bambang selingkuh. Namun, perselingkuhan tersebut hanya boleh dilakukan sebanyak 10 kali.
"Kalau memang mau selingkuh sih selingkuh aja ya, tapi kalau sampe 10 kali pun aku masih bisa memaafkan, tapi begitu gue enggak bisa memaafkan, gue langsung pergi," kata Mayangsari.
Mayangsari mengaku bahwa dirinya adalah istri yang setia. Namun, dia juga menyadari bahwa perselingkuhan adalah hal yang wajar terjadi dalam suatu hubungan.
"Kalau aku tipenya setia sih, jadi kalau seumpama aku udah suka sama orang, itu semua aku kasihin. Tapi kalau seumpama dia sudah memulai (main serong), itu pun aku masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki," ujar Mayangsari.
Pengakuan Mayangsari ini tentu saja mengundang pro dan kontra dari publik. Ada yang mendukung keputusannya, namun ada pula yang menyayangkannya.
Bagi yang mendukung, mereka menilai bahwa Mayangsari adalah sosok yang kuat dan dewasa. Dia rela untuk menerima kekurangan pasangannya, termasuk perselingkuhan.
Sementara itu, bagi yang menyayangkan, mereka berpendapat bahwa perselingkuhan adalah hal yang tidak bisa dibenarkan. Sekalipun hanya dilakukan sebanyak 10 kali, perselingkuhan tetap saja menyakiti hati pasangan.
Baca Juga: Megahnya Istana Mayangsari di Purwokerto: Gerbang Emas, Pelihara Rusa
Terlepas dari pro dan kontra tersebut, Mayangsari tetap teguh pada pendiriannya. Dia mengaku bahwa dirinya tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada pasangannya.
"Aku enggak bisa maksain orang untuk setia sama aku," kata Mayangsari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak