Metro, Suara.com- Aceh Culinary Festival (ACF) 2022 akan kembali digelar Agustus mendatang yang akan mengumpulkan kuliner dari berbagai provinsi di nusantara. ACF 2022 yang digelar di Taman Sulthanah Safiatuddin akan dijalankan secara hybrid. Selain acara offline juga akan digelar event online yang akan dilaksanakan di waktu yang sama, mulai dari Virtual Exhibition, Live Streaming, dan Meeting Conference (Opening Ceremony, Culinary Workshop, Culinary Competition, dan Culinary Talk).
Evi Mayasari, Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Dinas Pariwisata Provinsi Aceh menjelaskan bahwa berbagai persiapan terus dilakukan dan sudah masuk tahap produksi dan rekrutmen peserta.
"Tahun lalu ACF diselenggarakan secara online melalui aplikasi, sementara tahun ini persiapan yang sedang dilakukan adalah penyelenggaraan ACF secara online dengan peserta tidak hanya dari Aceh tapi juga provinsi lain di Indonesia,” kata Evi.
Menurutnya ACF akan kembali berfokus pada konsep awal, yaitu mengumpulkan seluruh makanan khas Aceh dari 23 kabupaten/kota. Tujuannya adalah untuk dapat dinikmati oleh para food traveler di satu tempat pada saat yang bersamaan.
"Selain itu, ACF diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian adat istiadat kekayaan kuliner, budaya, serta tradisi lokal,'ungkapnya.
Evi menambahkan para peserta yang berkontribusi pada ACF adalah para pelaku industri mikro sampai dengan menengah, asosiasi, dan pegiat kuliner berskala lokal, nasional, dan internasional. Hal ini sesuai dengan tujuan dari ACF yaitu untuk dapat mempromosikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan Indonesia.
ACF 2022 juga menyediakan paket wisata bagi masyarakat yang datang dan ingin merasakan pengalaman kuliner yang lebih lengkap. Dinas Pariwisata Aceh bekerja sama dengan beberapa tour operator di Aceh untuk mengadakan paket wisata kuliner ke berbagai kabupaten/kota yang ada di Aceh.
“Ada paket wisata yang dapat dipesan oleh masyarakat melalui website resmi ACF, yang kami targetkan akan launching pada Juli nanti. Selain itu, ada juga beberapa festival budaya dan tematik yang akan digelar sebagai hiburan untuk para pengunjung yang datang, yaitu, Festival Seni Tradisi Gayo Highland, Festival Seni Tradisi Aceh Pesisir, dan Cross Genre Music Festival,” ucap Evi.
ACF 2022 akan dijalankan secara hybrid. Selain acara offline di atas, akan ada online event yang akan dilaksanakan di waktu yang sama, mulai dari Virtual Exhibition, Live Streaming, dan Meeting Conference (Opening Ceremony, Culinary Workshop, Culinary Competition, dan Culinary Talk).
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jose Mourinho Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid, Masa Depannya di Benfica Belum Diputuskan
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Usia Baru 31 Tahun, Segini Fantastisnya Garasi Adela Kanasya Anak Adies Kadir yang Jadi Anggota DPR
-
Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
-
Buntut Pukul Pemain Timnas Indonesia U-17, Pilar Qatar Dijatuhi Sanksi Berat oleh AFC
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
KAI Sumut Tambah Kapasitas KA Sribilah Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global