Suara.com - PT Pertamina (Persero) berkomitmen terus mengobarkan semangat Energizing Indonesia dengan kembali menggelar Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Program ini hadir sebagai panggung strategis bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengasah inovasi, kompetensi, dan kepemimpinan dalam menjawab tantangan energi global yang kian dinamis.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, PGTC 2026 tampil lebih masif melalui rangkaian roadshow di 5 kota besar di Indonesia. Mengusung tema "Energizing Acceleration for Future Impact", program ini dirancang sebagai jembatan bagi generasi muda untuk bertransformasi dari pelajar menjadi agen perubahan di sektor energi.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa mahasiswa adalah aset nasional yang akan menentukan arah kemandirian energi Indonesia di masa depan. Melalui PGTC, Pertamina tidak hanya memberikan kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem pengembangan talenta yang komprehensif.
“Pertamina percaya bahwa inovasi besar selalu bermula dari kampus. Melalui Pertamina Goes to Campus 2026, kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bereksplorasi, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia menuju kemandirian energi,” ujar Baron.
PGTC 2026 semakin prestisius dan menjangkau global, dengan menghadirkan dua kategori utama yang menantang kreativitas dan kecerdasan mahasiswa. Pada tingkat nasional, rangkaian PGTC mencakup Energynovation Ideas Competition (EIC) dan Energy Debate Championship (EDC). Kategori ini berfokus pada riset mendalam, solusi inovatif, dan pemikiran kritis terhadap isu energi hijau serta keberlanjutan.
Sementara di tingkat regional, PGTC 2026 menghadirkan Energy AdSport Challenge (EAC) yang mengombinasikan kreativitas dan semangat kolaborasi melalui Advertising & Creative Competition, kompetisi olahraga, serta Social Media Activation.
Pemenang terbaik pada kategori EDC dan EIC juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti program ke luar negeri dengan seluruh biaya ditanggung oleh Pertamina. Program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun sebelumnya, di mana para juara berkesempatan mengikuti short course di Tsinghua University, China.
Rangkaian PGTC 2026 akan dimulai dengan seremoni kick-off di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis, minggu ketiga Mei 2026. Acara ini akan diisi dengan agenda inspiratif seperti Energizing Talk, pameran teknologi di Exhibition Booth, hingga dimulainya babak penyisihan kompetisi.
Pendaftaran untuk kategori Energy AdSport Challenge wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek telah dibuka melalui laman resmi www.pgtc.id. Melalui kanal tersebut, mahasiswa juga dapat melakukan registrasi untuk kehadiran seremoni kick-off baik secara luring (offline) maupun daring (online).
Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs www.pgtc.id dan akun Instagram resmi @pgtc.id.***
Berita Terkait
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
-
Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
-
Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
-
Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM
-
Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis
-
MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru