Metro, Suara.com- MECCAYA Group kembali memberikan dukungan pada Festival Budaya Bumi Mandala di kawasan Candi Ngawen Magelang. Festival Budaya Bumi Mandala ini diisi dengan beragam pertunjukan seni dan budaya, antara lain pementasan tarian Raja Mandatara dan Raja Vessantara, tarian Bedaya Mansjuri, Wayang Kulit Candi Catur Sagotra, serta Macapat Babad Prayoga dan Ariyadhana Gatha.
Acara juga diselingi dengan penanaman pohon Bodhi oleh perwakilan MUNI, Serling Tulku Yongdzin Rinpoche, serta doa untuk perdamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia dan dunia yang dihadiri juga oleh Bambang Herry Purnomo, Presiden dari World Peace Organization, Camat Muntilan, Amin Sudrajad, dan Kepala Desa Ngawen, Daru Apsari.
President Director Meccaya Group, Ricky Surya Prakasa, yang hadir di lokasi menekankan bahwa Meccaya Group sangat mendukung upaya untuk menjaga perdamaian dan kesejahteraan dunia, serta mengangkat kekayaan budaya Kabupaten Magelang ke panggung nasional maupun internasional.
“Saya percaya bahwa bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, kita dapat segera memulihkan sektor pariwisata dan perekonomian kreatif Desa Ngawen dan Kabupaten Magelang, salah satunya melalui Festival Budaya Bumi Mandala yang diadakan pada dua hari ini,” ujar Ricky.
Festival budaya yang digagas oleh komunitas pekerja seni dan pelaku industri pariwisata kabupaten Magelang ini didukung penuh oleh Meccaya Group, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, World Peace Organization, P3I dan MUNI, serta turut dihadiri juga oleh perwakilan dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Ketua Perkumpulan Pencinta Pariwisata Indonesia (P3I), Jeffry Yunus menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi diadakannya festival ini.
“Festival-festival budaya sepertinya ini tentunya sangat memberikan manfaat bagi masyarakat, serta ruang karya bagi berbagai UMKM di Kabupaten Magelang, misalnya dalam aspek pengelolaan event, kuliner, serta pertunjukan seni. Saya sangat mendukung agar kegiatan-kegiatan ini dapat dibuat berkelanjutan, agar dapat menjadi sebuah daya tarik bagi wisatawan nasional maupun mancanegara” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Lokasi Penukaran Uang Baru di Bank Mitra BI Yogyakarta, Ini Jadwal dan Syaratnya!
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Berapa Nominal Zakat Fitrah 2026 dalam Bentuk Uang?
-
Apa Itu Witch Hunt? Istilah yang Viral di Tengah Huru-hara Awardee LPDP
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Serba-serbi Ramadan: Ikhlas Bersedekah atau Butuh Validasi Manusia?
-
Hamba Sahaya Itu Siapa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya dalam Islam
-
Janji Upah Tinggi Berujung Jerat Perdagangan Orang: Membaca Kasus Dugaan TPPO di Serang
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG