Metro, Suara.com- Wakil Bupati Lampung Tengah Arditho Wijaya membuka pelatihan Sekolah Lapangan kader udara bersih Indonesia, Yayasan Field yang mengembangkan program udara bersih Indonesia. Pelatihan ini berlangsung di balai pemerintahan Desa Lampung, JCandimas, Natar, Lampung Selatan, Minggu, (21/8/2022).
Hadir dalam pembukaan pelatihan ini, Direktur Field Indonesia Dr. Heru Setyoko, Kepala Balai Pemerintah Desa di Lampung, Irsan, Fasilitator Field Indonesia, Pemandu Pelatihan, dan calon Kader Udara Bersih Indonesia dari Lampung Tengah dan Tulang Bawang.
Ardito mengucapkan terimakasih kepada Yayasan FIELD Indonesia yang telah menyelenggarakan pelatihan Sekolah Lapangan Kader Udara Bersih Indonesia di Provinsi Lampung.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk komitmen terhadap pertanian yang ramah lingkungan, dan menjadikan petani yang lebih pro-lingkungan, untuk mewujudkan lingkungan yang lestari dan mewujudkan Udara Bersih di Provinsi Lampung,” katanya.
Menurutnya, sampai saat ini berbagai upaya telah dan terus dilakukan pemerintah Provinsi Lampung dalam hal penanganan kebakaran dan kerusakan lingkungan, melalui pengolahan pertanian ramah lingkungan yang didasarkan pada prinsip-prinsip kesehatan, ekologi, keadilan, dan perlindungan ekosistem.
“Yang dimaksud dengan prinsip kesehatan dalam pertanian adalah kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan perbaikan kesehatan tanah, tanaman, organisme, bumi, dan manusia sebagai satu kesatuan karena semua komponen tersebut saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Pertanian ramah lingkungan juga harus didasarkan pada siklus dan sistem ekologi kehidupan,” jelasnya.
Dia berharap dengan pelatihan seperti ini berbagai persoalan berkaitan lingkungan dapat dicarikan jalan keluarnya.
“Di Provinsi Lampung setiap tahun menghadapi adanya kebakaran, banyak sekali dampak yang sudah dirasakan diantaranya masalah ispa, polusi, kerusakan ekosistem, sawah tidak panen, pendapatan hilang, sekolah ditutup, keluarga pindah ke lokasi lain, bisnis di tutup, sehingga harus dicarikan solusinya,” tandasnya.
Fasilitator pelatihan Kader Udara Bersih Provinsi Lampung yang juga ketua panitia pelatihan Basyarudin Faisol menjelaskan dalam pelatihan ini, hadir peserta pelatihan yang akan disebar di Lampung Tengah dan Tulang Bawang.
Baca Juga: Pemkot Bukittinggi Siapkan Cagar Budaya Bekas Lapas Jadi Sentra UMKM
“Masing-masing, Lampung Tengah 12 Kampung dengan anggota pelatihan berjumlah 33 orang, dan 4 desa di Tulang Bawang sejumlah 12 orang peserta. Mereka dipandu oleh 9 orang pemandu pelatihan,” ujarnya.
Mereka akan mengikuti pelatihan selama 4 hari. Hasil pelatihan kemudian akan diterapkan di daerah masing-masing dengan pengawasan dari Yayasan Field.
“Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh, nantinya dapat diaplikasikan sehingga bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Terpopuler: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Top 5 Moisturizer yang Mencerahkan Wajah
-
5 Pasangan Shio yang Punya Kecocokan: Diam-diam Serasi dan Saling Melengkapi
-
Episode 5 dan 6 The Scarecrow Bikin Penonton Ikut Mikir Keras
-
Brass Monkeys: Kenapa yang Jelas Lebih Baik Justru Tidak Dipilih?
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Bikin Film 'Napi: Pesan dari Dalam', Erick Estrada Boyong Penghuni Lapas jadi Aktor
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China