Metro, Suara.com- Art Jakarta 2022 kembali digelar secara luring y pada 26 hingga 28 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Art Jakarta merupakan pekan seni rupa internasional di Indonesia yang dimulai sejak 2009 dan telah menjadi salah satu barometer ekosistem seni rupa di kawasan Asia Tenggara.
Direktur Artistik Art Jakarta, Enin Supriyanto, mengatakan "Art Jakarta 2022" kembali dilaksanakan dengan sepenuhnya secara luring setelah dua tahun terakhir dilakukan secara hybrid karena pandemi COVID-19.
Art Jakarta sempat melakukan shifting format pameran menjadi digital dalam judul Art Jakarta Virtual. Kemudian di awal tahun dengan gelaran pameran seni rupa berkonsep baru di ruang hijau terbuka Hutan Kota by Plataran, bertajuk Art Jakarta Gardens.
"Pameran ini sukses menghadirkan karya dari 20 galeri juga seniman terkemuka memajang karya terbaiknya, juga NFT Art, disaksikan hampir 10.000 pengunjung,"ujarnya.
Menurut Enin selain sebagai ruang ekspresi dan apresiasi, kegiatan yang menghadirkan karya dari berbagai seniman terkurasi ini juga diharapkan dapat mendukung geliat ekonomi kreatif tanah air.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Kamis (25/8/2022), mengapresiasi ide dan gagasan serta konsistensi ajang Art Jakarta dalam menghadirkan ruang yang diharapkan dapat kian memicu inovasi, kreativitas, juga semangat pelaku kreatif tanah air dalam mengembangkan dan menghadirkan karya.
"Kami sangat mengapresiasi hadirnya 'Art Jakarta 2022' yang menjadi bagian dalam satu semangat Indonesia untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. Seni sebagai media ekspresi, layak diapresiasi karena memberi nilai tambah dan mendorong perekonomian Indonesia agar bergulir ke arah yang lebih baik," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Ekonomi kreatif dikatakan Sandiaga memiliki peranan besar dalam mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Berdasarkan data, nilai ekspor ekonomi kreatif cenderung stabil selama 2017-2020, namun mengalami peningkatan pada tahun 2021.
Nilai ekspor ekonomi kreatif pada akhir tahun 2020 mencapai 18,78 miliar dolar AS dan meningkat di tahun 2021 menjadi 23,9 miliar dolar AS atau sebesar 10 persen dari total nilai ekspor nasional. Kontribusi ekspor ekonomi kreatif terbesar berasal dari komoditas fesyen sebesar 61,6 persen, 31,3 persen dari komoditas kriya, dan 6,9 persen dari komoditas kuliner.
Baca Juga: Sambut Hari Santri, Kemenag Gelar Pesantren Business Virtual Exhibition Berhadiah Ratusan Juta
"Seni rupa memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan terlebih Indonesia memiliki potensi sumber daya yang dapat menjadi inspirasi dan sumber kreativitas," kata Menparekraf Sandiaga.
Pemerintah sendiri menurut Sandiaga menargetkan mampu membuka 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja tahun 2024 melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Mari kita dukung seniman Indonesia untuk terus berkarya dengan mengapresiasi karya mereka. Dan kepada seniman, terus semangat berinovasi dan berkreasi memanfaatkan peluang yang ada untuk membawa nama Indonesia semakin mendunia," ujar Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi