/
Kamis, 01 September 2022 | 20:27 WIB
Majukan Sektor Parekraf,Kemenparekraf Gandeng EU-ABC (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggandeng European-Asean Business Council (EU-ABC) berkolaborasi untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia pascapandemi COVID-19. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan dengan delegasi EU-ABC di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kamis (1/9/2022),  

Wakil Ketua EU-ABC, Tassilo Brinzer mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Kemenparekraf/Baparekraf untuk mengembangkan sektor parekraf Indonesia agar semakin baik.

"Saya yakin akan ada banyak kesempatan untuk kita bekerja sama dan saling mendukung untuk memajukan sektor parekraf Indonesia," kata Brinzer.

Sementara itu Sandiaga memaparkan beberapa prestasi Indonesia. Salah satunya, Indonesia berhasil naik 12 peringkat dari peringkat ke 44 ke peringkat ke-32 dalam peringkat Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). 

"Kami berhasil melewati Malaysia dan Thailand. Ini bisa dibilang salah satu prestasi dalam sektor pariwisata Indonesia di masa pandemi," kata Sandiaga.

Tidak hanya itu, Indonesia juga berhasil menduduki peringkat pertama dari 50 negara terindah di dunia versi Forbes.

"Selama 18 bulan kami mengalihkan fokus pengembangan pariwisata ke arah pariwisata berkelanjutan dan berkualitas dan kami memprioritaskan diri mengeluarkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," katanya.

Selain itu, di sektor ekonomi kreatif, Indonesia merupakan negara dengan kontribusi ekonomi kreatif terbanyak nomor tiga di dunia. Di mana peringkat pertama diduduki oleh Amerika Serikat dengan industri perfilman Hollywood dan Korea Selatan di peringkat kedua dengan K-Pop.

"Jadi saya harap kita bisa berkolaborasi untuk menghasilkan solusi-solusi yang ke depannya bisa mengembangkan sektor parekraf Indonesia ke arah yang lebih positif," pungkas Sandiaga.

Baca Juga: Garap Potensi Wisata, DAMRI Layani Angkutan Pariwisata Danau Toba

Load More