/
Minggu, 04 September 2022 | 10:27 WIB
Ilustrasi Pengisian BBM ((pexels))

Metro.Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meski banyak kritikan yang datang, Jokowi menyebut bahwa itu (menaikkan harga BBM) adalah pilhan terakhir untuk mengalihkan subsidi BBM.

Menurut Jokowi, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu tentu saja akan terus meningkat. Lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.

Menurut Jokowi, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu tentu saja akan terus meningkat. Lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.

“Sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini subsidi akan mengalami penyesuaian,” ungkap Jokowi dalam siaran bertajuk “Konferensi Pers Presiden Jokowi dan Menteri Terkait perihal Pengalihan Subsidi BBM, Sabtu kemarin.

Meski Solar, Pertalite, dan Pertamax mengalami kenaikan harga per 3 September, beberapa jenis BBM nonsubsidi justru mengalami penurunan harga selama Agustus kemarin.

Harga BBM baik subsidi maupun non subsidi pun sudah ditetapkan Pertamina dan berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia. Berikut daftar harga BBM terbaru di Indonesia untuk jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Bio Solar:

1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam 

Harga terbaru Pertalite: Rp 10.000 

Harga terbaru Pertamax: Rp 14.500 

Baca Juga: Jalan Sehat dan Sepeda Santai Meriahkan HUT RSUD A Yani Ke-50

Harga terbaru Bio Solar: Rp 6.800 

Harga terbaru Dexlite: Rp 17.100 

Harga terbaru Pertadex: Rp 17.400 

Harga terbaru Pertamax Turbo: Rp 15.300 

2. Provinsi Sumatera Utara 

Harga terbaru Pertalite: Rp 10.000 

Load More