Metro, Suara.com- Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mendorong jenama lokal di Indonesia agar masuk ke ekosistem bisnis fashion global agar terkoneksi ke pasar yang lebih luas.
Hal tersebut dikatakan Teten Masduki saat menghadiri pembukaan Fashion Show Pintu Incubator yang diselenggarakan oleh Lakon Indonesia di JF3 Fashion Tent La Piazza Sumarecon Mall Kelapa Gading Jakarta Utara, Sabtu (3/9/2022).
Lakon Indonesia menggelar Fashion Show Pintu Incubator di JF3 Fashion Tent La Piazza Sumarecon Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara. JF3 merupakan salah satu fashion festival yang paling bergengsi di Indonesia terutama di Jakarta dan tahun ini menjadi yang terbesar.Lakon Indonesia merupakan usaha yang mewadahi seluruh pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang memiliki potensi untuk masuk pasar ritel kelas menengah.
Menurutnya dengan bermodalkan kreativitas dan kekayaan budaya, brand lokal kita bisa masuk ke pasar global dengan ciri khas fashion tersendiri sehingga bisa mewarnai tren fashion dunia.
“Yang penting bagaimana brand-brand lokal ini bisa memperkaya industri fashion dunia dan kita juga punya karakter tersendiri, punya style sendiri, sehingga ketika betul-betul masuk ke pasar global kita punya market sendiri. Di situlah kreativitas diperlukan,” katanya.
Ia menambahkan jenama lokal memang harus mempunyai karakter tersendiri sehingga pada saat masuk ke pasar internasional bisa tampil mewarnai dan mampu bersaing secara setara.
“Budaya yang kaya bisa menjadi modal inspirasi bagi jenama lokal untuk tampil berbeda dan menjadi ciri khas,” ucap Teten.
Sementara itu Theresia Mareta inisiator Pintu Inkubator sekaligus Founder Lakon Indonesia mengatakan dalam Fashion Show tersebut ada tujuh brand lokal yang tampil. Mereka adalah Nona Rona, Riskya Batik, Oemah Etnik, Tailof Moon, WGB (Wah Gede Banget), Tepa Selira, dan Maria Adiputri.
“Mereka presentasi di panggung Run Way sebagai proses kurasi tahap ketiga. Dari tujuh ini akan dipilih tiga yang terbaik yang kami nilai sudah cukup siap untuk maju ke tahap berikutnya,” ujar Theresia.
Baca Juga: Pameran Seni Mulai Diminati Anak Muda Metro
Berikutnya akan ada program inkubator pada Oktober 2022 yang diikuti oleh tujuh brand terpilih. Dimana mereka akan lebih dipersiapkan untuk mengikuti pameran internasional di Paris, Prancis pada Maret 2023. Dari tujuh brand tersebut masih akan ada proses kurasi hingga terpilih tiga brand mewakili Indonesia di Paris.
“Jadi satu persatu kita lengkapi. Memang perlu proses yang cukup lama karena tidak bisa instan, mereka juga perlu waktu menyerap pengetahuan yang diberikan dan menerapkannya dalam brand mereka,” ucap Theresia.
Pada kesempatan yang sama, Chairman GF3, Soegianto Nagaria memberikan dorongan semangat kepada brand-brand lokal peserta Fashion Show Pintu Incubator. Dia berharap jenama-jenama lokal yang akan mewakili Indonesia di Paris nanti dapat memberikan hasil yang terbaik.
“Saya mengikuti mereka dari awal sampai hari ini, saya melihat perjuangan mereka, saya melihat semangatnya ada, dan mau menerima diinkubasi padahal mereka sudah jago-jago,” katanya.
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica