Metro.Suara.com - Polisi menangkap pembunuh siswi SMP berinisial IT (15) warga Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu dinihari. Tersangka bernama Kamal Rajab Saputra (21) ternyata adalah tetangga dusun korban yang masih satu desa.
Tersangka dan korban sudah saling mengenal sejak sebulan lalu, dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka membunuh korban karena ingin memiliki ponsel korban. Sebab, dalam ponsel itu terdapat foto-foto tersangka yang tidak senonoh dan tersangka takut foto-foto itu akan tersebar.
“Karena foto-foto dalam ponsel itulah awal mula korban membunuh korban,” ungkap Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo dalam pernyataan resminya kepada awak media, Rabu (7/9/2022).
Kepada polisi tersangka mengaku awalnya menjemput korban dan keduanya pergi ke arah perkebunan karet di wilayah kecamatan Negeri Katon. Tersangka lalu meminta korban menyerahkan ponselnya, namun karena korban menolak tersangka gelap mata dan langsung mencekik korban dengan tangan dan tali celana korban.
Setelah korban lemas dan khawatir masih hidup, tersangka lalu mengambil botol yang berada di lokasi dan memukul kepala korban dengan botol, lalu menusuk leher korban dengan pecahan botol. Sebelum dibunuh, korban juga sempat diperkosa oleh tersangka.
Guna mencari alibi, tersangka juga sempat ikut mencari korban yang tidak pulang semalaman bersama warga lainnya.
Polisi masih mendalami kasus pembunuhan itu untuk mencari tahu apakah tersangka lebih dari satu orang. Dari tersangka polisi menyita motor yang dipakai mereka berdua, ponsel korban, dan pakaian tersangka yang dipakai saat bersama korban. Tersangka dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dengan hukuman hingga 15 tahun penjara. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi