Metro.Suara.com - Satu persatu tersangka pembunuhan berencana Brigadir J atau Yosua Hutabarat sudah menjalani tes kebohongan. Tidak terkecuali tersangka Bripka Ricky Rizal. Menurut pengakuan Ricky, ia mengenal Brigadir J saat Sambo menjadi Kapolres Brebes pada 2014.
Sementara hasil ter kebohongan menyatakan Ricky mengatakan keterangannya dengan jujur. Bahkan, menurut Erman Umar selaku pengacara Ricky, kliennya hanya menjadi korban dari skenario Ferdy Sambo.
Dalam keterangan resminya yang dikutip pada Jumat (9/9/2022), Erman mengatakan bahwa pihaknya menyatakan menyesalkan peristiwa yang terjadi, namun menyatakan Bripka Ricky Rizal tidak berbuat namun hanya sebagai korban.
Ricky sendiri menjalani pemeriksaan lanjutan untuk kelengkapan berkas perkara yang dikembalikan oleh kejaksaan. Erman yang mendampingi Ricky menyatakan pemeriksaan diawali dengan pemeriksaan psikologi, untuk mengetahui kondisi kesehatan serta mempertegas keterangan yang telah diberikan.
“Klien kami lebih tepat dijadikan saksi, karena tidak memiliki niat jahat melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Klien saya tidak punya mens rea (niat jahat), disuruh nembak tidak berani dia,” kata Erman.
Lebih lanjut ia juga menyatakan Ricky tidak menerima uang yang dijanjikan Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi usai penembakan.
Ada keterangan yang menyebutkan Ferdy Sambo memberikan uang pada Ricky tiga hari setelah penembakan Brigadir J, namun uang pemberian itu karena menjaga istri Sambo.
Menanggapi hal tersebut, Erman pun menyangkal kliennya belum menerima uang tersebut.
“Tidak ada (pemberian uang) itu setelah kejadian. Setelah skenario, Pak Sambo sampaikan ini ada uang, dalam BAP yang saya baca, uang itu diberikan karena kalian sudah menjaga ibu, bukan karena masalah bayaran penembakan. Tapi itu bisa saja, kalau Sambo bisa seperti itu, tapi keterangan itu berbeda-benda,” ujarnya. (*)
Baca Juga: Diperiksa Dua Hari, Tujuh Senpi Anggota Polres Tubaba Disita
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha di Indonesia
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun