Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Gedung Bagindo Azis Chan Youth Center,Jumat (16/9/2022).
Gedung tiga lantai yang baru selesai pengerjaannya pada Juli 2022 tersebut menyediakan ruangan bagi 17 sub sektor ekonomi kreatif sebagai pusat kreativitas pemuda dalam menghasilkan karya dan ide-ide inovatif. Selain itu gedung ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, diantaranya, mulai dari akses internet, ruang pameran, studio foto, studio musik, hingga working space.
Sandiaga menyebutnya sebagai ‘rumah’ atau wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif Kota Padang untuk berkreasi dan berinovasi.
“Bismillahirrahmanirrahim, semoga ini bisa menjadi rumah dan titik awal untuk kebangkitan ekonomi kreatif bangsa kita, anak-anak muda di sini bisa belajar apapun ada animasi, digital, dan sebagainya,” katanya.
Sandiaga menjelaskan kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap produk domesti bruto (PDB) berada di posisi tiga besar dunia. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, tiga subsektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, di antaranya kuliner, fesyen, dan kriya.
Produk-produk yang dihasilkan oleh sebagian besar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap PDB Indonesia sepanjang tahun 2020.
“Kita sekarang sudah ada di posisi tiga dunia, setelah Amerika dengan Hollywood di posisi satu, kemudian Korea dengan K-pop di posisi kedua,” katanya.
Sandiaga mengajak generasi muda untuk tidak meninggalkan budaya lokal. Sebaliknya mengangkat budaya lokal sebagai inspirasi untuk menciptakan kreativitas dan ide-ide lainnya.
“Saya yakin Youth Center ini menghasilkan ide baru yang positif. Untuk itu saat mengembangkan gedung ini harus membuat event tiap pekan di level kelurahan. Penuhi ruang-ruang yang ada secara efisien untuk menghasilkan konten kreatif. Dan terakhir tingkatkan SDM untuk berpikir keberlanjutan lingkungan. Terlebih tahun depan World Islamic Entrepreneur Summit,” ujarnya.
Baca Juga: Lewat Program Producer Lab, Jakarta Film Week 2022 Cari Produser Baru di Industri Film Indonesia
Sementara itu Wali Kota Padang Hendri Septa menambahkan bahwa Gedung Youth Center seperti ini hanya baru ada satu di Sumatra.
“Gedung ini, sekarang sudah bisa kita gunakan, dan ini kami persembahkan bagi warga Kota Padang, anak-anak muda, dan para pelaku ekraf Kota Padang,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah