Metro, Suara.com - Komunitas Zumba Indonesia bekerja sama dengan Komunitas 1000 Guru menggalang donasi untuk membangun Smart Centre di Desa Moris Jaya, Tulang Bawang, Lampung.
Smart Center sendiri merupakan program jangka panjang 1000 Guru yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak dan angka melek huruf di daerah tertinggal, khususnya di daerah pelosok Indonesia. Untuk meningkatkan gizi dan kehadiran di sekolah, anak-anak menerima bimbingan belajar gratis dan makanan bergizi.
Guna mewujudkannya Komunitas Zumba Indonesia bekerja sama dengan Komunitas 1000 Guru, melakukan penggalangan dana yang dimulai pada peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli. Penggalangan dana bertema "Spread Happiness to Uplift Children’s Spirit" untuk mendukung anak-anak di pelosok Indonesia agar tetap semangat bersekolah.
Guna Mendukung penggalangan dana tersebut, ZES Olivia mengadakan acara “Dance With Heart” Vol. 4 di One Bell Park Mall Jakarta pada 17 Agustus. DWH merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh ZES Olivia melalui Dance With Heart Community. Tema tahun ini adalah Carnival, dengan berbagai rangkaian acara seperti Zumba Kids, Zumba Gold, Urban Dance, Strong Nation, dan Zumba "Carnival Dance Party".
Sementara itu penggagas Komunitas 1000 Guru, Jemi Ngadiono bersyukur dan senang karena 1000 Guru dapat menjadi penerima donasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Zumba Indonesia.
“Kami sangat senang dan terhormat menerima donasi dari Komunitas Zumba Indonesia ini. Dana tersebut akan dialokasikan untuk membangun program Smart Center di Desa Moris Jaya, Tulang Bawang, Lampung. Selain itu, dana tersebut akan kami gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah bagi anak-anak, seperti tas, perlengkapan belajar, dan pakaian,”ujarnya,
Anda juga dapat mengetahui berbagai kegiatan 1000 Guru dengan mengunjungi Instagram @1000Guru dan untuk informasi lebih lanjut tentang kelas Zumba dapat mengunjungi www.zumba.com.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel