Metro, Suara.com- Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui Deputi Bidang UKM KemenKopUKM menggandeng PT Lulu Group Retail untuk memperluas pasar produk koperasi dan UKM ke Timur Tengah.
Kerja sama itu merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara KemenKopUKM dengan PT Lulu Group Retail terkait upaya untuk memfasilitasi kemitraan koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).
Sebanyak 30 koperasi dan UKM yang ada di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten yang bergerak di sektor usaha fesyen dan hortikultura yang mengikuti kegiatan ini menyambut baik fasilitas yang diberikan oleh KemenKopUKM. Mereka berharap dapat terbantu dalam perluasan pasar melalui kemitraan dengan perusahaan besar seperti Lulu Hypermarket.
Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Deputi UKM KemenKopUKM Fixy dalam acara Kemitraan KUKM dengan Usaha Besar bertajuk ‘Strategi Menembus Pasar Timur Tengah melalui Kemitraan dengan Lulu Hypermarket,’ di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/9) lalu.
Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan secara langsung KUKM dengan calon buyer/offtaker/agregator yakni Lulu Group Retail. Offtaker itu nantinya akan membantu perluasan pasar produk KUKM ke pasar Timur Tengah melalui jaringannya yang ada di Timur Tengah termasuk Uni Emirates Arab (UEA).
“Beberapa tantangan yang dihadapi UKM ekspor di Indonesia, untuk masuk ke dalam Global Value Chain dan pasar global. Di antaranya rendahnya kemitraan KUKM dengan perusahaan besar, offtaker, atau pun aggregator,” ucapnya.
Fixy menekankan, tanpa fasilitasi dari Pemerintah, KUKM selama ini banyak terkendala untuk melakukan pendekatan langsung dengan perusahaan besar apalagi memperoleh kesempatan untuk melakukan pitching seperti yang mereka peroleh dalam kegiatan ini.
“Mereka sangat menghargai upaya yang sudah dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dalam mendorong kemitraan mereka dengan perusahaan besar seperti Lulu Hypermarket,” kata Fixy.
Sementara itu perwakilan Lulu Group International Harikumar Maruthur mengatakan, peluang koperasi dan UKM untuk masuk dalam jaringan retail Lulu Hypermarket masih terbuka lebar.
Baca Juga: Tak Sekedar Naik Kelas, BNI Berkomitmen Dukung UMKM Go Global
Saat ini gerai Lulu Hypermarket sudah ada sekitar 240 (dua ratus empat puluh) di seluruh dunia dan di Indonesia sudah ada enam gerai.
“Lulu Hypermarket sangat terbuka dan bersedia mendampingi koperasi dan UKM yang akan masuk ke jaringan kami,” pungkas Maruthur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Alvaro Morata Kartu Merah, Klub Milik Orang Indonesia Kalah Tipis dari Fiorentina
-
4 Rekomendasi Parfum Gourmand Brand Lokal Buat Kencan Valentine
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara FC di GBT
-
Ulasan Novel Deuce: Tak Semua Remaja Tumbuh dengan Kenyamanan
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri