Metro, Suara.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Kick Off Kopi Lampung Begawi Tahun 2022, di Gedung Graha Wangsa, Selasa (4/10/22).
Hadir dalam acara Kickoff Kopi Lampung Begawi 2022 Wakil Gubernur Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/ Walikota se Provinsi Lampung, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Kepala OJK Lampung, Dirut Bank Lampung, Pimpinan BUMN/ BUMD/ Perusahaan Swasta/Asosiasi Pengusaha dan IKM, Para Petani Kopi dan Gapoktan, Para Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa.
Pada Event Kopi Lampung Begawi 2022 mengambil Tema "Robusta Lampung Membangun Negeri" Arinal mengatakan event Kopi Lampung Begawi Tahun 2022, adalah bentuk upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk membangkitkan kreativitas dan inovasi para pelaku usaha kopi, memperluas pasar dalam negeri dan mendorong petani serta industri kecil menengah untuk menghasilkan produk yang berkualitas.
Ia juga berharap seluruh pelaku usaha kopi di Provinsi Lampung, mulai dari petani, industri kecil dan menengah, industri besar, eksportir, barista, dan pelaku usaha dibidang penyajian kopi dapat mengambil manfaat dan menangkap peluang dari pelaksanaan event ini.
"Marilah kita berkerja sama, bersinergi, bahu membahu berbuat yang terbaik untuk kemajuan dan kemakmuran kita bersama menuju Rakyat Lampung Berjaya,"ujarnya.
Arinal menambahkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, pada tahun 2021 perekonomian di Provinsi Lampung secara garis besar ditopang oleh tiga sektor utama, yaitu : Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 28,39%, Industri Pengolahan 19,65%, serta Perdagangan Besar dan Eceran 11,7%.
"Total produksi kopi di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 774.600 Ton dimana Provinsi Lampung memberikan kontribusi sebesar 118.000 Ton, yang merupakan penyumbang terbesar kedua setelah Provinsi Sumatera Selatan," pungkasnya.
Saat ini menurutnya pemanfaatan kopi pada dunia industri bukan hanya terbatas pada industri makanan dan minuman, namun lebih luas lagi kopi dengan berbagai zat yang terkandung didalamnya juga dapat memberikan manfaat dan menjadi bahan baku antara lain pada industri farmasi dan industri kosmetik.
"Melalui tangan-tangan kreatif dan terampil bubuk kopi dapat diolah menjadi benda seni bernilai tinggi berupa lukisan kopi yang saat ini di Provinsi Lampung sudah terdapat beberapa pelukis kopi yang eksis mengekspresikan jiwa seninya melalui media kopi,"ungkapnya.
Baca Juga: Chusnunia Launching Gernas Tastaka Provinsi Lampung
Data dari International Coffee Organization (ICO) menyebut bahwa konsumsi kopi dalam negeri Indonesia pada periode tahun 2019-2020 sebanyak 288 ribu ton menjadi 300 ribu ton pada tahun 2020-2021, atau meningkat lebih dari 4%. Konsumsi kopi dalam negeri diprediksi akan terus meningkat seiring dengan semakin luasnya segmen pasar kopi di Indonesia.
Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kita selaku salah satu provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia, bagaimana di sektor hulu para petani kopi dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panennya sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.
Tantangan selanjutnya adalah bagaimana Provinsi Lampung siap untuk menjadi tuan rumah bagi para pelaku industri kopi, bagaimana industri besar dan industri kecil menengah dapat tumbuh saling mengisi dan melengkapi permintaan para konsumen kopi di tanah air.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Ummihani menjelaskan Kopi Lampung Begawi Tahun 2022 dilaksanakan dengan dua rangkaian kegiatan, yaitu Kegiatan Pra Event yang dilaksanakan di Graha Wangsa Bandar lampung pada tanggal 4 Oktober 2022 dan Kegiatan Main Event yang dilaksanakan di Sarinah Thamrin Jakarta pada tanggal 8 - 9 Oktober 2022.
Adapun kegiatan Pra Event Kopi Lampung Begawi 2022 diantaranya yaitu Talkshow Kopi, Lomba Tata Hidang Makanan berbahan dasar kopi, Lomba Barista, Kurasi Kopi Bubuk Robusta Lampung dan Pemberian Hadiah Lomba Tiktok dan Video Kreatif Barista.
Ia berharap lewat event Kopi Lampung Begawi 2022 diharapkan dapat membangkitkan kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha kopi, mendorong Petani Kopi dan IKM Kopi Bubuk di Provinsi Lampung untuk menghasilkan produk kopi yang berkualitas serta mengenalkan produk kopi bubuk robusta Lampung pada pasar nasional, khususnya wilayah Jabodetabek sekaligus memperluas pasar dalam negeri.
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor