Metro, Suara.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro menghadirkan kreatifitas produk berbahan sampah dan kain sisa di Lampung Fair 2022 yang dibuka Sabtu Malam (29/10/2020).
Di stand DLH Metro tampak beberapa produk kreatif berbahan sampah dan barang bekas seperti ecobrick yang dikreasikan menjadi bangku, gaun dari kain-kain sisa serta produk pupuk kompos.
Sekretaris DLH Metro Yerri Noer Kartiko mengatakan bahwa stand DLH Metro merupakan salah satu stand OPD yang ikut berpartisipasi di anjungan Kota Metro pada gelaran Lampung Fair 2022.
Mengusung konsep upcycle DLH Metro menampilkan beberapa karya daur ulang baik sampah plastik ataupun bahan sisa menjadi berbagai produk kreatif yang bernilai ekonomi.
Yerri menjelaskan bahwa tren ecobrick di dunia terus meningkat dalam beberapa tahun ke belakang karena gerakan masyarakat yang tak ingin lingkungannya tercemar.
Ia juga menjelaskan bahwa laporan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada Bulan Februari 2022 lalu menyebut bahwa kurang dari 10 persen sampah plastik di seluruh dunia yang berhasil didaur ulang.
Yerri mengungkapkan Kota Metro sendiri masih terus berjuang menghadapi masalah pengelolaan sampah. Pengurangan sampah di Kota Metro saat ini adalah sebanyak 103, 87 ton per hari, jika di persenkan sudah sebanyak 13%. Sementara Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017, tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jastranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga mengamanatkan target pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah 70% pada Tahun 2025.
"Lewat -produk-produk daur semacam ini juga harapanya menjadi salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan sampah-sampah plastik yang dibuang secara sembarangan,"jelasnya.
Disamping itu menurut Yerri lewat pengembangan kegiatan pengelolaan sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi diharapkan juga dapat menambah pendapatan masyarakat.
Baca Juga: Meriahkan Lampung Fair 2022, Pemkot Metro Ajak Warga Berkunjung
"Terlebih salah satu misi Kota Metro saat ini adalah penguatan perekonomian lokal dilakukan dengan membentuk masyarakat yang produktif dan berdaya saing melalui pengembangan ekonomi kreatif dan pemanfaatan teknologi informasi,"imbuhnya.
Lampung Fair 2022 di PKOR Way Halim sendiri masih akan berlangsung hingga 14 November mendatang.
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kritik Dibalas Represif Aparat, Amnesty Ungkap Wajah Suram Kebebasan Sipil RI
-
Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun
-
Apa Merk Sampo yang Tidak Mengandung SLS? Ini 5 Pilihan Produknya agar Rambut Tidak Kering
-
Kakak Tak Terima dengan Klarifikasi Bunga Zainal: Jangan Teriak di Medsos!
-
Tudingan Intimidasi Memanas di Sidang! Istri Eks Wamenaker Noel Ancam Polisikan Irvian Bobby
-
Rusia Kritik Penguatan Nuklir Inggris dan Prancis, Dinilai Picu Perlombaan Senjata
-
Nasib Saham RI Digantung MSCI, Bos BEI Buka Suara
-
Emas Antam Melesat, Harga Hari Ini Tembus Rp2,88 Juta/Gram
-
Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global
-
5 Zodiak Paling Bersinar Mulai 21 April 2026, Pintu Rezeki Terbuka Lebar