Metro, Suara.com- Tim Konsulat Indonesia memenangkan “Best Use of Spices" dengan kuliner yang penuh dengan aneka rempah dan rasa dalam kegiatan “Diplomats Can Cook" di Van Thanh Park, Ho Chi Minh City (29/10/2022).
Seperti dilansir dari kemlu.go.id, kegiatan tahunan “Diplomats Can Cook" diinisiasi oleh Service Company to Foreign Missions (FOSCO), sebuah lembaga di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Vietnam. Kegiatan tahunan ini sempat berhenti selama 2 tahun karena pandemi.
20 peserta yang terdiri dari perwakilan Konsulat Jenderal negara sahabat dan Department External Relations provinsi sekitar HCMC turut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan. Setiap tim memperkenalkan makanan khas wilayahnya sebagai bentuk promosi.
Pada kesempatan ini, tim masak KJRI Ho Chi Minh City mengambil tema kuliner angkringan dan membuat gado-gado, nasi goreng, aneka ragam sate dan empal, serta es teler. Decak kagum juri terdengar ketika menghampiri meja tim KJRI saat mempersiapkan bumbu dan memasak. Pemanfaatan rempah-rempah serta bumbu khas Indonesia seperti asam jawa dan daun jeruk purut menambah aroma segar selama proses memasak terjadi.
Tidak hanya mengundang kekaguman para juri dalam pemanfaatan bumbu, peserta lain dan hadirin juga mengagumi cara penyajian menu yang unik. Terinspirasi dari tradisi angkringan tradisional, nasi goreng disajikan dalam bentuk tumpeng, lengkap dengan lauk pauk seperti telur goreng iris, daging empal, tempe, dan acar.
Setiap menu disajikan dalam peralatan makan tradisional seperti anglo dan kendi tanah liat, serta diletakkan di atas piring dengan beralaskan daun pisang. Hiasan bunga-bunga turut mempercantik penyajian makanan Indonesia.
Kerja keras tim masak KJRI membuahkan hasil yang menggembirakan. Dewan juri yang terdiri dari 4 orang chef ternama di HCMC menobatkan tim KJRI sebagai tim terbaik dalam memanfaatkan bumbu/rempah atau “Best Use of Spices".
Pada kegiatan yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan KJRI HCMC, Ibu Triastuti Sofjan, selaku Vice President Consular Club, juga turut mempromosikan Indonesia melalui menu tongseng daging sapi kepada dewan juri dan hadirin. Para juri mengakui kelezatan makanan Indonesia yang berbahan dasar daging sehingga memberikan predikat “Best Meat Dish".
Kedua predikat ini merupakan wujud nyata kegiatan promosi yang dilakukan KJRI HCMC untuk mendukung “Indonesia Spice Up The World" yang tengah dipromosikan di seluruh dunia. Pengakuan ini semakin memperkuat reputasi Indonesia di dunia bumbu internasional.
Baca Juga: Spice And Rice Festival Usung Kearifan Lokal untuk Keberlanjutan Global
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas