Metro, Suara.com- Sejumlah Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) menggelar Rapat Simulasi Persidangan dan Pemilihan Munas ke-20 IKAHI di Gedung Mahkamah Agung RI, Selasa (8/11/2022).
Sejumlah persiapkan terus dimatangkan panitia mendekati Musyawarah Nasional (Munas) IKAHI ke-20 yang akan diselenggarakan di Hotel Intercontinental Dago, Bandung, 15- 17 November 2022 mendatang.
Sekretaris I PP IKAHI, Dr. Abdurahman Rahim mengatakan simulasi ini sengaja digelar oleh panitia agar kelak pada pelaksanaan di hari h Munas berjalan dengan tertib dan lancar.
"Mengingat Munas IKAHI kali ini akan diikuti 30 pengurus daerah seluruh Indonesia dan satu pengurus cabang khusus Mahkamah Agung,"kata Abdurahaman.
Pengurus Pusat IKAHI lainnya, Tirta mengatakan Munas IKAHI ke-20 akan dibuka secara langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr.M.Syarifuddin,
"Seluruh persiapan terus dimatangkan agar Munas yang mengangkat tema Gelorakan Semangat Untuk Bangkit Bersama, Tegakkan Keadilan ini dapat berjalan lancar,"jelasnya.
Tirta juga mengungkapkan antusiasme para hakim mulai terasa di berbagai daerah menjelang Munas IKAHI ke-20 .
"Sudah ramai para hakim menggunakan twibon yang disiapkan IKAHI di profile media sosialnya,"ungkapnya.
Terpisah Anggota Komisi IV, Bidang Kehumasan, Advokasi, dan Pengabdian Masyarakat IKAHI, Djuyamto mengatakan Munas IKAHI ke-20 ini sendiri selain menjadi ajang silaturahmi bagi para hakim, agenda utamanya menentukan sosok pimpinan IKAHI di kepengurusan tiga tahun ke depan. Sebagaimana diketahui Kepengurusan IKAHI periode 2019-2022 di bawah kepemimpinan Hakim Agung Suhadi akan segera berakhir.
Baca Juga: Begini Cara IKAHI Promosikan Batik Sebagai Warisan Budaya di Munas IKAHI ke-20
IKAHI sendiri merupakan organisasi profesi para hakim dari empat lingkungan peradilan yakni, peradilan lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha Negara (TUN), dan peradilan militer.
"Harapannya, seluruh agenda Munas IKAHI ke-20 dapat berjalan lancar tanpa ada kendala apapun,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026