Metro, Suara.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji mengunjungi Disdikbud Kota Metro, Rabu (11/1/2022).
Sekretaris Disdikbud Mesuji , Joko menjelaskan kunjungan silaturami ini adalah dalam rangka berdiskusi terkait pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan juga Penetapan Cagar Budaya.
"Kami datang bersama Kabid Kebudayaan dan Pamong Budaya serta satu orang staff lainnya,"jelasnya.
Joko mengatakan pihaknya diminta oleh Pj. Bupati Mesuji untuk merespons aspirasi masyarakat terkait Objek Diduga Cagar Budaya yang ada di wilayah Kabupaten Mesuji.
"Kebetulan kami belum memiliki TACB maka kami berkunjung ke Metro yang sudah memiliki TACB dan telah melakukan penetapan,"ungkapnya.
Kota Metro sendiri adalah daerah pertama di Lampung yang memiliki TACB dan Perda terkait cagar budaya. Sebelumnya juga Kota Metro menerima kunjungan dari Kabupaten Seluma Bengkulu terkait dengan pembentukan TACB dan penetapan cagar budaya.
Kabid Kebudayan Disdikbud Kota Metro Siti Rogayati Seprita menerima kunjungan ini bersama dengan Pamong Budaya Kota Metro dan anggota TACB Metro.
"Selain berdiskusi kami juga mengajak rekan-rekan dari Mesuji melihat beberapa cagar budaya seperti Rumah Informasi Sejarah, Museum Mini Santa Maria dan Rumah Asisten Wedana Metro,"jelasnya
Selain itu Bidang Kebudayaan Disdikbud Metro juga menyerahkan tiga buah buku sebagai kenang-kenangan kepada Disdikbud Mesuji.
Baca Juga: Kegembiraan Parade Busana Nusantara Emak-emak DWP Metro di Cagar Budaya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi