Ferry Irawan yang kini sudah meringkuk di sel tahanan polisi, bisa jadi, tengah menyesali perbuatannya terhadap sang istri, Venna Melinda.
Sebab, karena secara keji melakukan kekerasan dalam rumah tangga sehingga Venna Melinda berlumur darah, Ferry Irawan harus menjadi tersangka kasus pidana dan dijebloskan ke tahanan.
Tapi, sebelum diangkut masuk ke sel tahanan, Ferry Irawan sempat membuat drama di hadapan awak media, Senin (16/1) malam kemarin.
Ferry Irawan sempat meminta maaf kepada dua putra Venna Melinda, yakni Verrell Bramasta dan Athalla Naufal.
Tidak tanggung-tanggung, Ferry mengakui membuat tiga video permintaan maaf. Video itu kemudian dikirimkannya masing-masing ke nomor WhatsApp Verrell dan Athalla.
Apalagi, menurut Athalla Naufal, dalam video permintaan maaf tersebut, ada adegan Ferry Irawan menangis.
Tapi, Athalla dan sang kakak tidak mau lagi begitu saja percaya kepada kata-kata Ferry Irawan.
Athalla malah mempersoalkan adegan Ferry Irawan yang menangis dalam video permintaan maaf tersebut. Sebab, ia menilai ada kejanggalan.
"Dia ngirim banyak video, tiga video lah kurang lebih. Ya di tiga-tiga videonya dia menangis. Tapi ada hal yang lucu. Dia nangis tapi tak ada air matanya, Cuma mukanya doang,” kata Athalla saat menjadi tamu di siniar Curhat Bang Denny Sumargo, dikutip Metro, Selasa (17/1/2023).
Baca Juga: Geger Jejak Harimau di Pemukiman Tengah Kota, Warga Siak Diminta Waspada
Dalam kesempatan itu, Verrell lantas menunjukkan video-video tersebut ke Densu.
Seperti yang terlihat, Ferry Irawan menangis sambil meracau di dalam video tersebut.
Bahkan, Ferry Irawan sempat memukul-mukul dadanya sendiri. Lalu Ferry Irawan beristifhfar sembari memegang dahinya.
Terkait video tersebut, Densu mengatakan dirinya sempat berbicara dengan Ferry Irawan sebelum yang bersangkutan diseret polisi ke sel tahanan.
Saat berbicara itulah Densu menanyakan kenapa Ferry Irawan menangis tapi tidak mengeluarkan air mata.
"Katanya dia kirim video le lo, terus air matanya gak ada. Terus dia bilang ke gue, kalau dia sudah capek banget nangis, jadi dia sudah kehabisan air mata,” kata Denny Sumargo.
Berita Terkait
-
Bantahan Ferry Irawan Bikin Venna Melinda Makin Mantap untuk Ogah Rujuk
-
Venna Melinda Diingatkan Jangan Baca Surat dari Ferry Irawan
-
Verrell Bramasta Yakin Venna Melinda Pengin Nikah Lagi Setelah Jadi Korban KDRT
-
Venna Melinda Mau Nyaleg Lagi, Langsung Dinyinyirin Warganet: Urus Diri Sendiri Aja Nggak Bisa, Apalagi Urus Rakyat
-
Cek Fakta: Gagal Cerai, Venna Melinda Ternyata Positif Hamil
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?