Tapi, setelah berbicara langsung, Yoyok mengatakan tak ada kesepakatan apa pun yang tercapai dengan mantan manajer Timnas Kamboja itu.
Namun, Yoyok enggan mengungkap alasan Keisuke Honda urung melatih skuat PSIS Semarang.
Yoyok hanya menegaskan, yang pasti batalnya Keisuke Honda ke Semarang itu bukan karena harga tak cocok.
Dia menjelaskan, awalnya terdapat niat mendatangkan Keisuke Honda ke PSIS Semarang. Tapi hal itu bukan karena faktor Taisei Marukawa.
Baca Juga: Tak Mau Aji Mumpung, Bunda Corla Tolak Jam Tangan Mewah dari Raffi Ahmad
“Bukan itu, tapi karena PSIS Semarang ini kiblatnya ke Jepang. Kami minta tolong ke agen, mencarikan pelatih dari Jepang.”
Yoyok beralasan, pihaknya mengagumi pola permainan Timnas Jepang saat berlaga di Piala Dunia 2022.
Setelah tak mencapai kesepakatan dengan Keisuke Honda, PSIS kini tengah berburu pelatih lainnya.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Persebaya Mengamuk Bantai Persita 5-0, Marselino Ferdinan Cetak Brace
-
Profil Meru Kimura, Pemain Keturunan Jepang yang Catatkan Debut Bersama PSIS Semarang
-
Sempat Khawatir Cedera Parah, Muhammad Ferarri Ikut Rombongan Persija Hadapi Persis
-
Persib Tandang ke Markas Madura United, Luis Milla: Pertandingan Ini akan Sulit
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai