Keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat berharap Bharada E atau Richard Eliezer mendapat hukuman ringan saat sidang pembacaan tuntutan pada Rabu (18/1/2023).
Hal tersebut dikonfirmasi oleh pengacara pihak keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
"Keluarga minta Bharada E diberikan keringanan hukuman," ucap Martin saat dikonfirmasi pada hari yang sama.
Di sisi lain, pihak keluarga justru berharap Putri Chandrawathi, istri Ferdy Sambo, mendapat tuntutan maksimal yaitu hukuman mati.
Sebelumnya, Bharada E dan Putri Chandrawathi menghadapi sidang pembacaan tuntutan perkara pembunuhan berencana Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Namun, Jaksa Penuntut Umum justru menjatuhi Putri dengan hukuman rendah dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Hukuman yang diberikan kepada Putri hanya delapan tahun penjara.
Menurut Suara.com, tuntutan tahun penjara tersebut merujuk pada dakwaan premier Pasal 340 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hukuman tersebut lebih ringan dibandingkan dengan hukuman maksimal yang mencapai pidana mati.
Sementara itu, Ferdy Sambo sendiri mendapatkan tuntutan penjara seumur hidup atas pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Baca Juga: Bacaan Takbiratul Ihram Sesuai Sunnah Tulisan Latin dan Artinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional