/
Kamis, 19 Januari 2023 | 11:02 WIB
Gibran Rakabuming, Wali Kota Surakarta ([ANTARA/Aris Wasita])

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming, baru-baru ini mendapat laporan berisi keluhan jalan rusak di Pemalang dari warganet.

Putra sulung Presiden Jokowi itu diketahui memang sering mendapatkan laporan dari luar daerah wewenangnya. Meski begitu, Gibran tetap menanggapi laporan tersebut dengan meminta warganet untuk melapor secara langsung ke pejabat setempat.

Dicuitkan oleh akun Twitter @akbarrmuchtarom pada 17 Januari 2023, pemilik akun tersebut mengeluh kepada Gibran tentang jalan di Pemalang yang rusak parah dan tidak ada perubahan sejak dulu.

Tak hanya itu, warganet tersebut pun meminta Gibran untuk menyalonkan diri menjadi Wali Kota Pemalang yang baru jika masa jabatannya selesai di Solo.

"Mas, kabupaten pemalang dari aku kecil nggak ada perubahan. Jalan tetap hancur, walaupun jalan kota tapi hancur. Tolong habis jadi Wali Kota Solo nyalon di Pemalang," tulis pemilik akun.

Cuitan tersebut dikutip oleh Gibran. Seperti biasa, ayah dari Jan Ethes itu menjawabnya dengan santai.

"Monggo silahkan dilaporkan ke dinas terkait atau pimpinan daerah terkait," balas Gibran melalui akun Twitter miliknya @gibran_tweet.

Tampaknya, ada warganet lain asal Pemalang yang setuju dengan gagasan pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Pemalang. 

"Yo mas, nyalon di Pemalang aja lah. Soalnya jalannya ancur-ancuran nggak keurus mas," tambah pemilik akun @Arebbe_Hyde pada 19 Januari 2023.

Baca Juga: Skandal Korupsi FIFA Dibuka! Kasus Suap Hak Siar ke Pejabat Sepak Bola Amerika Selatan

Tweet itu kembali mendapat tanggapan langsung dari Gibran. Kali ini, lelaki yang akrab disapa mas wali oleh warganet di media sosial tersebut menolak dengan tegas.

"Gak!" balas Gibran.

Tanggapan Gibran Rakabuming saat diminta menjadi Wali Kota Pemalang oleh warganet. (sumber: (screenshot/Twitter))

Tanggapan Gibran itu pun menarik atensi warganet. Beberapa warganet memuji sikap tegas Gibran yang dinilai mengetahui tanggung jawabnya saat ini sebagai Wali Kota Surakarta.

Cuitan yang telah disukai sebanyak lebih dari 209 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.

"Mantap mas wali, tanggung jawab utama njenengan adalah di Surakarta. Perkara lainnya nggak usah dipikir dulu. Mereka-mereka ini sebenarnya pengen sekaligus iri karena kepemimpinan njenengan cen wangun! Saya aja nyesel dulu cuma sebentar jadi warga Surakarta," tulis akun @soccatton

"Pemalang kan kota ikhlas. Ya kudu ikhlas kalau jalannya hancur," komentar @IEIP3

Load More